Round-Up

Aksi Sadis Pria Cianjur Tusuk Mati Istri Gegara Tolak Diceraikan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 25 Mei 2021 08:18 WIB
ilustrasi pembunuhan
Foto: Ilustrasi (detik).
Bandung -

Seorang pria di Cianjur tega membunuh istrinya sendiri. Pelaku melakukan aksi kejinya itu lantaran menolak diceraikan.

Berdasarkan informasi, kasus pembunuhan itu terjadi di Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Senin (24/5/2021) sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu korban yang berprofesi sebagai bidan tengah menangani pasien di rumah praktiknya, tiba-tiba didatangi pelaku. Tanpa basa-basi pelaku yang diketahui bernama Kusnaedi langsung menusuk korban dengan sebuah pisau.

"Jadi dia (pelaku) datang ke tempat praktek yang memang bersebelahan dengan rumah. Kondisi rumah sepi, karena yang laki-laki sedang salat subuh. Tanpa bicara apapun pelaku langsung menusuk korban di bagian rusuk kiri," ujar Ahmad Saputra (51), paman korban, saat ditemui di lokasi kejadian.

Korban bernama Imas Suryani langsung tersungkur dengan banyak mengeluarkan darah. Setelah itu korban meninggal dunia.

"Lukanya tepat di rusuk kiri, sudah sempat ditangani oleh beberapa orang perawat di tempat prakteknya. Tapi darah terus mengalir sehingga korban meninggal tidak lama setelah ditusuk," tutur Ahmad.

Pelaku langsung kabur usai menusuk korban. Warga dan beberapa anggota keluarga sempat mengejar, tetapi pelaku menyerahkan diri ke Mapolsek Bojongpicung.

Ahmad mengungkapkan korban dan pelaku sudah pisah ranjang sejak satu tahun lalu. Kepada keluarga, korban mengaku sudah tidak tahan dengan prilaku suaminya.

"Selama pisah ranjang, pelaku masih dibiayai oleh korban. Baik itu kontrakan atau kebutuhan lainnya," kata dia, Senin (24/5/2021).

Menurutnya korban yang merupakan PNS bidan yang bertugas di Puskesmas Mande ini sudah mengajukan cerai, tetapi pelaku selalu menolak.

Bahkan belakangan ini pelaku sering memberikan ancaman akan membunuh korban jika diceraikan.

"Ancamannya mulai dari kirim pesan, telepon, hingga bicara langsung ke korban," ucap dia.

Dia menambahkan keluarga berharap pelaku bisa dihukum seberat-beratnya. "Korban ini meninggalkan dua anak yang masih sekolah. Kematian korban menjadi duka mendalam. Kami berharap pelaku dihukum setimpal," tegasnya.

Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifai, mengatakan pelaku sudah diamankan di Mapolsek Bojongpicung. Petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus penusukan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Pelaku sudah diamankan, masih diperiksa petugas di Polsek Bojongpicung," ucapnya.

(mso/mso)