Sejoli Mesum di Alun-alun Majalengka, Satpol PP: Kami Kecolongan

Bima Bagaskara - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 23:07 WIB
Sejoli Mesum di Alun-alun Majalengka
Beredar video sejoli mesum di Alun-alun Majalengka. (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)
Majalengka -

Video memperlihatkan sejoli mesum di Alun-alun Majalengka membuat geger masyarakat. Video tersebut viral dan menyebar luas di media sosial. Perbuatan tak senonoh itu dilakukan pada siang bolong dan dekat Masjid Agung Al-Imam Majalengka.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Majalengka mengaku kecolongan dengan adanya sejoli yang berbuat mesum di Alun-alun Majalengka itu. "Iya kami kecolongan, biasanya anggota kami selalu intens mengawasi alun-alun dengan berpatroli. Tapi kemungkinan saat itu sedang tidak ada anggota di sana," kata Sutaryo Kabid Trantibum Satpol PP Kabupaten Majalengka saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (21/5/2021).

Ia menjelaskan, anggota Satpol PP Kabupaten Majalengka telah mendapat tugas untuk mengawasi kegiatan masyarakat di tempat-tempat umum seperti Alun-alun Majalengka. Namun, kata Sutaryo, tidak 24 jam anggotanya bisa melakukan pengawasan. Terlebih saat ini, banyak anggota Satpol PP yang ikut dalam kegiatan lain, macam penyekatan arus mudik dan terbaru ditugaskan untuk mengamankan Pilkades serentak 127 desa di Majalengka.

"Iya sekarang anggota kami banyak yang ditarik untuk kegiatan lain, penyekatan arus mudik itu berapa banyak yang diambil, kemudian sekarang ada Pilkades, anggota juga sudah disebar ke 127 desa," ujar Sutaryo.

"Jadi ya sekarang untuk pengawasan tempat umum seperti alun-alun tidak begitu intens. Tapi masih kita awasi tetap, ada anggota yang patroli," kata dia menambahkan.

Sutaryo juga menyayangkan terkait beredarnya video tersebut. Seharusnya, menurut dia, masyarakat bisa ikut menjaga kondusifitas dan tidak perlu memviralkan jika menemukan hal-hal seperti yang dilakukan oleh sejoli itu.

"Iya seharusnya jika melihat seperti itu ditegur, jangan diviralkan, harus sama-sama menjaga juga masyarakat," ucap Sutaryo.

(bbn/bbn)