Asik Swafoto, Pasutri Ini Terseret Ombak Pantai Karanghawu Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 13:35 WIB
Pasutri nyaris kehilangan nyawa gegara terjatuh saat swafoto di pinggir pantai
Pasutri nyaris kehilangan nyawa gegara terjatuh saat swafoto di pinggir pantai (Foto: Dok Balawisata)
Sukabumi -

Suami istri inisial NS dan HM nyaris kehilangan nyawa akibat swafoto di atas Batu Karang di kawasan Karanghawu, Desa/Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Keduanya terombang-ambing ombak di antara celah karang.

Video saat penyelamatan keduanya viral di media sosial dan aplikasi perpesanan, petugas Badan Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (17/5) kemarin.

"Kejadian kemarin, sekitar pukul 14.30 WIB, keduanya pasangan suami istri inisial suaminya NS dan istrinya HM warga Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh. Mereka berhasil diselamatkan petugas Balawista, Polisi dan warga di sekitar lokasi," kata Yanyan Nuryanto, Ketua Balawista Kabupaten Sukabumi, Selasa (18/5/2021).

Peristiwa bermula saat HN sedang melakukan swafoto di atas batu karang, tidak lama tiba-tiba ombak besar datang menerjang dan menyeret korban masuk ke dalam celah karang.

"Sedang swafoto terseret ombak lalu jatuh, mengetahui kejadian tersebut suami korban yang berada tidak jauh dari lokasi langsung berusaha berenang untuk menolong istrinya namun karena kondisi air laut dan ombak sedang pasang ia malah ikut terbawa ombak dan tenggelam," lanjut Yanyan.

Melihat kejadian itu, Kapolsek Cisolok AKP Maryadi yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan. Bersama petugas Balawista, menyelamatkan korban dengan mengulurkan bambu panjang dan menarik korban ke pinggir pantai.

"Kapolsek Cisolok dibantu oleh petugas Balawista serta masyarakat sekitar langsung berusaha melakukan pertolongan dengan melakukan evakuasi terhadap 2 orang korban tersebut ke pinggir pantai dan selanjutnya membawa kedua korban ke Puskesmas Cisolok guna mendapatkan pertolongan secara medis," ujar Yanyan.

Nyawa kedua korban berhasil diselamatkan, Yanyan berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. "Mematuhi petunjuk petugas dan rambu adalah upaya pertama, perhatikan lokasi sekitar," pungkas Yanyan.

(sya/mud)