Jalani Rapid Antigen, 5 Pelaku Pariwisata di Pantai Batuhiu Positif Corona

Faizal Amiruddin - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 10:14 WIB
Wisatawan jalani rapid test antigen
Foto: Wisatawan jalani rapid test antigen (Faizal Amiruddin/detikcom).
Pangandaran -

Tim medis Satgas COVID-19 Kabupaten Pangandaran menemukan 5 orang pelaku usaha pariwisata positif COVID-19 berdasarkan rapid tes antigen. Bukan di pantai Batukaras atau Pangandaran, pelaku usaha yang positif antigen itu terdapat di Pantai Batuhiu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Ahmad Marzuki mengatakan setelah adanya potensi penularan Corona akibat kedatangan ribuan wisatawan, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan atau testing terhadap sejumlah pelaku usaha pariwisata di beberapa objek wisata.

"Setelah ramai pengunjung, kami melakukan testing secara acak terhadap pelaku usaha pariwisata di Pangandaran," kata Yani, Selasa (18/5/2021).

Yani memaparkan di Batukaras pemeriksaan rapid tes antigen dilakukan terhadap 21 orang pelaku usaha pariwisata, hasilnya semua negatif.

Di Pantai Batuhiu dilakukan pemeriksaan terhadap 30 orang pelaku usaha, hasilnya 5 orang positif. Sementara di Pantai Pangandaran 16 orang, semua negatif dan di Pantai Karapyak sebanyak 11 orang hasilnya negatif.

"Batukaras 21 orang negatif, Batuhiu 30 orang, ada 5 yang positif, Pangandaran 16 orang negatif dan Karapyak 11 orang negatif," ucap Yani.

Terhadap pelaku usaha yang dinyatakan positif rapid tes antigen itu, pihaknya langsung melakukan penanganan dengan melakukan pemeriksaan test swab PCR dan memeriksa kontak erat.

Yani menjelaskan jumlah pelaku usaha yang diperiksa rapid tes antigen memang masih terbilang sedikit. Rasio jumlah yang diperiksa dengan jumlah pelaku usaha belum seimbang.

"Memang belum selesai, pemeriksaan atau pengambilan sampel akan terus dilakukan sampai tanggal 24 Mei mendatang," kata Yani.

Dia berharap para pelaku usaha proaktif untuk mengikuti pengambilan sampel rapid tes antigen ini untuk membantu upaya pemeriksaan atau testing yang dilakukan Satgas COVID-19. Kehadiran wisatawan yang datang dari berbagai daerah berpotensi menimbulkan klaster penularan Corona.

Sebelumnya Yani mengatakan pihaknya berhasil memeriksa sampel sebanyak 497 wisatawan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8 orang dinyatakan reaktif tes rapid antigen.

"Langkah yang kami lakukan adalah memulangkan 8 wisatawan itu ke daerah asalnya. Semuanya bukan warga Pangandaran kami hanya melakukan koordinasi dengan petugas kesehatan di daerah asal mereka," kata Yani.

Akhir pekan lalu objek wisata Pangandaran diserbu wisatawan. Pemkab Pangandaran mencatat jumlah wisatawan yang membeli tiket masuk objek wisata pada hari Sabtu (15/5/2021) sebanyak 57.956 orang. Keramaian itu diwarnai pula oleh video viral pelanggaran Prokes di pantai Batukaras.

Simak juga video 'Jatim Kemasukan 2 Mutasi Corona Baru, 'Impor' dari Malaysia':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)