Objek Wisata di Kota Bandung Terancam Ditutup Kalau Terjadi Kerumunan

Wisma Putra - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 20:02 WIB
Kunjungan wisatawan ke Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution diprediksi akan meningkat saat libur lebaran berlangsung. Taman Lalu Lintas ini memiliki wahana berwisata bagi anak-anak di ruang terbuka.
Taman Lalu Lintas (Foto: (Siti Fatimah/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah tempat wisata di Kota Bandung menimbulkan kerumunan di pintu masuk, seperti di Kebun Binatang dan Taman Lalu Lintas.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan, jika hal tersebut terulang, atas instruksi Presiden Joko Widodo maka tempat wisata tersebut harus ditutup.

"Tadi arahan dari Pak Presiden Joko Widodo, arahannya kepada kepala daerah agar lebih hati-hati lagi di dalam menghadapi pasca Idul Fitri ini. Termasuk di tempat wisata, beliau menyampaikan apabila tempat wisata sangat dipandang potensi terjadi kerumunan maka ditutup," kata Oded di Pendopo Kota Bandung, Senin (17/5/2021).

Oded mengungkapkan, pihaknya bersama Forkompimda langsung membahas arahan tersebut. Menurutnya, seperti, Minggu (16/5) kemarin terjadi kerumunan di pintu masuk Kebun Binatang pihaknya langsung melakukan strategi menutup jalan menuju Kebun Binatang agar tidak terjadi lonjakan kunjungan.

"Kemarin, kita lakukan strategi lain tidak langsung ditutup. Bagaimana arahan Pak Kapolres ketika terjadi lonjakan jalan ditutup. Sehingga ketika terjadi lonjakan, ada kerumunan, ditutup dan alhamdulillah bisa terkendali," ungkapnya.

Strategi penutupan jalan ini dilakukan jika kapasitas obyek wisata tersebut sudah melebihi 50 persen. Oded menyebut, yang ditutup jalan bukan obyek wisatanya.

"Belum (ada yang ditutup obyek wisata), ditutup jika terjadi kenaikan lebih dari 50 persen (penutupan jalan)," ujarnya.

"Ke depan Pak Sekda dan jajaran akan simulasi di lapangan, karena kita prediksi puncak kerumunan ini kemarin," tambahnya.

Disinggung apakah ada obyek wisata yang melanggar protokol kesehatan, Oded katakan belum. Karena secara umum sudah melaksanakan prokes.

Saat kembali disinggung terkait kerumunan di pintu masuk Kebun Binatang, Oded sebut itu bukan pelanggaran. "Enggak," sebutnya.

Oded menilai, dalam hal kerumunan, warga masih sulit untuk diatur sehingga terjadi kerumunan. Meski demikian, satgas sudah bergerak memberikan imbauan di Kebun Binatang.

"Masyarakat susah. Persoalannya di masyarakat, kebayang lah. Masyarakat yang susah dikendalikan. Makanya kita lakukan strategi tadi (buka tutup jalan)," pungkasnya.

(wip/mud)