Diserbu Wisatawan, Tren Kasus Corona di Pangandaran Sedang Turun

Faizal Amiruddin - detikNews
Minggu, 16 Mei 2021 16:47 WIB
Pantai Pangandaran di momen libur Lebaran.
Pantai Pangandaran diserbu wisatawan (Foto: (dok screenshoot)
Pangandaran -

Objek wisata di Kabupaten Pangandaran diserbu wisatawan di masa libur Lebaran tahun ini. Meski suasana pandemi Corona, keinginan warga untuk berlibur ke pantai tak bisa terbendung.

Ribuan warga berbondong-bondong pergi ke pantai hingga menimbulkan kerumunan. Ironisnya banyak wisatawan yang tak mengenakan masker.

Pemerintah akhirnya menutup semua tempat wisata pantai yang ada di Kabupaten Pangandaran sejak Minggu (16/5/2021).

Ada kekhawatiran terjadinya klaster dari kerumunan tempat wisata di Pangandaran tersebut, baik di pantai Batukaras, pantai Pangandaran dan pantai lainnya.

Namun sejauh itu belum bisa terdeteksi apakah kerumunan itu memicu adanya klaster Corona atau tidak. Yang jelas pemerintah sedang berusaha untuk mencegah kerumunan terulang.

"Upaya pemeriksaan rapid tes antigen secara acak bagi wisatawan yang kami lakukan sejak H+1 itu adalah bagian dari upaya pencegahan dan antisipasi terjadi klaster penularan," kata Kepala Dinas Kesehatan Pangandaran Yani Ahmad Marzuki.

Namun hari Minggu ini, pemeriksaan rapid tes antigen itu dihentikan karena objek wisata ditutup total. "Sekarang tidak memeriksa, karena objek wisata ditutup total," kata Yani.

Yani menambahkan hasil pemeriksaan acak sejak H+1, pihaknya berhasil memeriksa sampel sebanyak 497 wisatawan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8 orang dinyatakan reaktif tes rapid antigen.

"Langkah yang kami lakukan adalah memulangkan 8 wisatawan itu ke daerah asalnya. Semuanya bukan warga Pangandaran kami hanya melakukan koordinasi dengan petugas kesehatan di daerah asal mereka," kata Yani.

Yang menarik saat masa libur Lebaran ini, tren kasus Corona di Pangandaran sedang dalam kondisi menurun.

Per hari Sabtu (15/5/2021) Satgas COVID-19 Pangandaran mencatat kasus positif Corona sebanyak 61 orang, terdiri dari 53 pasien menjalani isolasi mandiri dan 8 orang dirawat di RSUD Pangandaran. Yani mengatakan sejak tanggal 12 Mei sampai hari ini, tren kasus menurun.

"Sebenarnya kasus Corona kita sedang dalam posisi bagus, trennya sedang turun. Sekarang yang dirawat tinggal 8 orang," kata Yani.

Yani menaruh harapan dalam beberapa hari pasien yang dirawat bisa sembuh seluruhnya. "Kami berharap bisa zero kasus positif Corona, sehingga bisa memberi citra positif bagi pariwisata di Pangandaran. Apa yang kita khawatir jangan sampai terjadi," kata Yani seraya mengingatkan agar semua pihak senantiasa menerapkan protokol kesehatan.*

(mud/mud)