Petugas Lakukan Tes Swab Acak ke Jukir-Kuli Angkut di Pasar Anyar Bogor

M. Sholihin - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 15:21 WIB
Tes swab acak di Pasar Anyar Bogor
Foto: Tes swab acak di Pasar Anyar Bogor (M. Sholihin/detikcom).
Bogor -

Polresta Bogor Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Bogor menggelar test COVID-19 secara acak kepada seratusan juru parkir dan kuli panggul di Pasar Anyar Kota Bogor, Senin (10/5/2021). Dari 70 orang yang sudah menjalani tes swab, hasilnya dinyatakan negatif COVID-19.

Pantauan di lokasi, seratusan juru parkir di Pasar Anyar nampak telah antre menunggu giliran untuk menjalani test COVID-19 di depan gedung Blok F Pasar Anyar Kota Bogor.

Tidak hanya juru parkir, petugas juga memilih acak pengamen dan pedagang kaki lima (PKL) yang sedang berjualan di sekitar lokasi test COVID-19. Proses test swab dilakukan petugas Dinkes Kota Bogor dengan menyediakan sekitar 100 alat uji sample.

"Hei, kamu ke sini. Kita ada uji swab acak, ini gratis," kata petugas Polresta Bogor Kota kepada beberapa pengamen yang melintas di lokasi.

Beberapa pengamen yang melintas, secara sukarela mengikuti test swab. Namun beberapa PKL menolak dengan alasan masih sibuk melayani pembeli.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, test COVID-19 digelar secara acak di Pasar Anyar dan Pasar Kebon Kembang karena lokasi ini menjadi salah satu titik konsentrasi masyarakat menjelang lebaran.

"Sasaran yang diswab secara acak hari ini adalah juru parkir, kuli panggul, pedagang kaki lima, karena mereka salah satu pihak yang berkontak langsung dengan pengunjung di sini. Ini sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa harus tetap menjaga protokol kesehatan, dan setiap petugas di sini harus selalu memperhatikan kesehatannya sendiri," kata Susatyo di lokasi.

"Random swab ini kita akan gelar setiap hari. Tidak hanya di pasar ini, di tempat lain juga. Ini sekaligus, sekali lagi, untuk mengingatkan masyarakat bahwa COVID-19 ini masih ada dan bersama kita menekan angka positif di Kota Bogor," ucapnya.

Susatyo menyebut dari seratusan yang diswab, sampai saat ini belum ada satupun juru parkir, pengamen dan PKL yang hasil swabnya positif.

"Yang diswab ada 100, yang sudah ada hasilnya 70 orang, hasilnya negatif semua yang 70 orang itu," kata Susatyo.

Situasi Pasar Kebon Kembang sendiri saat ini sedang ramai dikunjungi masyarakat. Mereka berbelanja untuk kebutuhan Lebaran.

Di kawasan Pasar Anyar sendiri dilakukan rekayasa lalu lintas agar kemacetan bisa dihindari. Beberapa pintu masuk ditutup dan jalur di Pasar Anyar yang biasanya dua arah direkayasa menjadi satu arah.

Polisi membuat 2 akses masuk dan 1 akses keluar. Kendaraan hanya bisa masuk ke kawasan Pasar Anyar melalui Jalan Sawo Jajar dan Jalan Kapten Muslihat (Taman Topi). Sedangkan untuk akses keluar hanya di Jalan Pengadilan tembus ke Jalan Jendral Sudirman.

"Kondisi kerumunan di kawasan Pasar Anyar dan Pasar Kebun kembang sejauh ini masih bisa dikendalikan. Alur kendaraan kita atur, sampai alur pergerakan orang kita atur, supaya tidak ada titik pertemuan baik kendaraan maupun orang. Kita bikin satu jalur," ujar Susatyo.

(mso/mso)