Palsukan Surat Tugas Karyawan BUMN, Pemudik Diputar Balik di Karawang

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 14:10 WIB
Pemudik di Karawang diputarbalik gegara pakai surat tugas palsu
Pemudik di Karawang diputar balik gegara pakai surat tugas palsu. (Yuda Febrian/detikcom)
Karawang -

Petugas penyekatan di Karawang mendapati pemudik memalsukan surat tugas sebagai karyawan BUMN. Pemudik tersebut akhirnya diputar balik.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra saat memantau arus mudik di pos sekat Tanjungpura.

"Saya dapati ada modus operandi pemudik yang mengaku bekerja di salah satu BUMN, surat tugasnya itu berupa scan-an, bukan asli, berharap bisa mengelabui, akhirnya diputar balik," ungkapnya saat dihubungi melalui telepon selular, Senin (10/5/2021).

Terkait pengamanan, Kapolres mengakui telah melakukan penambahan personel.

"Mengantisipasi seperti kejadian pemudik yang menerobos pos penyekatan, kami perketat penjagaan, dengan penebalan personel, khususnya di titik krusial Tanjungpura ini," kata Rama.

Kapolres menuturkan petugas pos penyekatan Tanjungpura telah memutar balik seluruh pemudik, yang diloloskan oleh pos penyekatan Kedungwaringin, Bekasi.

"Sejak dini hari tadi, semua pemudik diputar balik, baik roda dua maupun roda empat," ungkapnya.

Ia mengatakan pemudik yang diloloskan oleh pos sekat Kedungwaringin, Bekasi, sebelumnya telah diantisipasi dengan berkoordinasi dengan Kapolres Bekasi.

"Jadi kami sudah berkoordinasi dengan pos sekat Kedungwaringin dan Kapolres Bekasi," jelasnya.

Sebelumnya, dini hari tadi, belasan ribu pemudik dengan kendaraan roda dua memadati jalur pos sekat Tanjungpura. Dari rilis Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang, ada sekitar 17.923 kendaraan roda dua dan 425 kendaraan roda empat. Data tersebut menyatakan semua kendaraan diputar balik, baik roda dua maupun roda empat.

Kepadatan pemudik tersebut juga dampak diloloskannya para pemudik di pos sekat Kedungwaringin, Bekasi. Dari pantauan detikcom dini hari tadi, pemudik yang tertahan di penyekatan Kedungwaringin, Bekasi, yang didominasi kendaraan roda dua, akhirnya diperbolehkan jalan tanpa ada pemeriksaan apa pun.

(mud/mud)