Kronologi Tabrakan Bus di Cipali yang Tewaskan 2 Orang

Dian Firmansyah - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 16:09 WIB
Purwakarta -

Kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan bus antara bus PO Haryanto nopol B 7225 VGA dan PO Bus Dedy Jaya nopol G 1476 FR terjadi di ruas jalan Tol Cipali, kilometer 76.200, Wilayah Campaka, Purwakarta, Jawa Barat sekitar pukul 11.30 WIB.

Kecelakaan terjadi diduga akibat sopir bus PO Haryanto atas nama Slamet Riyadi kurang antisipasi sehingga menabrak PO Dedy Jaya, dalam kecelakaan ini dua orang tewas di lokasi kejadian.

"Kronologis kejadian dimana kendaraan bus PO Haryanto pada saat melintas di TKP hendak mendahului di kiri jalan, kemudian menabrak kendaraan PO Dedy Jaya yang sedang parkir karena mengalami ban bocor atau pecah ban di bahu jalan," ujar Kanit Laka Lantas Polres Purwakarta, IPDA Jamal Nasir, di Lokasi Kejadian, Rabu (05/05/2021).

Detikcom yang melihat langsung proses evakuasi, pasca kecelakaan kedua bus tersebut melintang menutup jalan dari arah Cirebon menuju Jakarta, bus PO Dedy Jaya sebagian menutup laju cepat dan sebagian terperosok ke median jalan, sedangkan bus PO Haryanto menutup lajur satu dan laju lambat jalan tol Cipali.

Berdasarkan proses evakuasi korban, sopir dan kernet bus PO Dedy Jaya tewas di lokasi kejadian ketika tengah mengganti ban, korban tertabrak oleh kedua kendaraan tersebut.

"Korban sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Abdul Radjak yaitu pengemudi kendaraan Dedi jaya dan kernet Dedi jaya, jumlah korban dua orang meninggal dunia," kata Kanit Laka.

Kedua bangkai kendaraan alami kerusakan di bagian depan dan belakangnya, keduanya di evakuasi ke pul derek di Kalijati, Subang. Kasus kecelakaan ini ditangani petugas laka lantas polres Purwakarta termasuk mengamankan sopir bus PO Haryanto.

Adapun identitas korban tewas adalah Toha, (43) warga Brebes merupakan sopir PO Dedy Jaya, sedangkan diduga kernet belum diketahui identitasnya.

Diketahui, pada saat kecelakaan kedua kendaraan dalam kondisi kosong penumpang, ketika di tanya perihal dugaan bus akan menjemput pemudik, polisi belum dapat memastikannya.

"Untuk sementara kami masih mendalami karena kami masih melakukan pemeriksaan, kita cari tau (jemput pemudik) atau bukan," ungkapnya.

(mud/mud)