Melihat Pesan Dewi Sartika dalam Sebuah Prasasti di Bandung

Wisma Putra - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 04:26 WIB
Peresmian prasasti Dewi Sartika
Foto: Prasasti Dewi Sartika (Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Ada yang baru di Taman Dewi Sartika yang berada di Balai Kota Bandung. Kini, patung Dewi Sartika yang ada di taman tersebut dipasang prasasti yang berisikan pesan Dewi Sartika semasa hidup.

Seperti diketahui, Raden Dewi Sartika dikenal sebagai pejuang pendidikan di Jawa Barat. Pada masanya, perempuan kelahiran Cicalengka, Kabupaten Bandung ini melawan Belanda dengan ilmu dan budi pekerti.

Prasasti berbahan baku tembaga itu dipasang di patung Dewi Sartika. Prasasti itu berjudul 'Konsep Pangadjaran Dewi Sartika', selain itu dalam prasasti itu berisikan pesan agar anak-anak kita disekolahkan setinggi-tingginya.

Prasasti itu, diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial. Usai peresmian Oded mengatakan, pendidikan karakter menjadi suatu hal yang harus diperhatikan. Dengan berbekal karakter yang kuat, maka kemajuan suatu bangsa akan semakin berkualitas.

Peresmian prasasti Dewi SartikaPeresmian prasasti Dewi Sartika Foto: Wisma Putra

"Saya lihat, pertama pendidikan karakter anak-anak bangsa ini harus banyak belajar dari beliau, karena dengan karakter, bangsa ini menjadi kuat," katanya.

Oded mengungkapkan, sosok Raden Dewi Sartika yang diketahui sebagai tokoh pendidikan harus dijadikan teladan bagi dunia pendidikan.

"Kita di tataran Sunda ini punya tokoh pendidikan yang sangat luar biasa, beliau punya gagasan pemikiran, melawan penjajah melalui pendidikan ini yang harus ditumbuhkan terus," ungkapnya.

Ia berharap, hadirnya prasasti Dewi Sartika, dapat menjadi sarana edukasi bagi pengunjung taman tersebut. "Jadi sekarang kita bisa melihat pesan-pesan penting beliau," harapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Ahli Waris Pahlawan Nasional Dewi Sartika (Awika) Dini Dewi Krisna berharap , adanya prasasti bisa memberi pengetahuan kepada pengunjung. Sehingga mereka bisa mencontoh sosok Dewi Sartika.

"Prasasti ini bukan hanya sebagai lambang tapi sebagai contoh, perjuangan Ibu Dewi Sartika untuk diikuti oleh generasi penerus. Karena di umur 9 tahun beliau membantu perempuan untuk pintar dan berhasil mendirikan sekolah di masa penjajahan Belanda," ujar Dini yang juga Cucu dari Dewi Sartika.

Sementara itu, Cicit Dewi Sartika, Iwan Kurniawan meminta khususnya kepada warga Bandung untuk sama-sama merawat dan menjaga prasasti agar tidak ada aksi vandalisme maupun pencurian. Karena, prasasti merupakan aset bersama milik warga Bandung.

"Secara umum, apa yang ditulis di sana, keluarga sudah menyepakati untuk ditampilkan di area Balai Kota untuk dinikmati sebagai edukasi publik," ujar Iwan.

"Kami dari keluarga ingin sosok Ibu Dewi Sartika lebih banyak dikenal oleh generasi muda, profil Ibu Dewi Sartika bisa menjadi panutan bagi kita semua," katanya.

(mso/mso)