Puluhan Mobil Terjaring Penyekatan di Kuningan, 1 Diputarbalikkan

Bima Bagaskara - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 04:13 WIB
Penyekatan kendaraan di Kuningan
Foto: Penyekatan pemudik di Kuningan (Bima Bagaskara/detikcom).
Kuningan -

Upaya untuk mengelabui petugas terus dilakukan para pemudik agar bisa kembali ke kampung halamannya. Meski telah dilarang namun para pemudik seolah tidak kehabisan akal.

Mulai dari menumpang kendaraan pengangkut barang, mencari jalan tikus hingga memilih waktu malam hari untuk bisa menghindari pemeriksaan yang dilakukan para petugas.

Seperti yang dilakukan rombongan pemudik asal Bekasi. Dengan menggunakan kendaraan pick up yang ditutup terpal, enam orang pemudik ini terjaring razia di perbatasan Cirebon-Kuningan tepatnya di pos penyekatan Tugu Ikan Sampora, Kabupaten Kuningan, Selasa (4/5/2021) dini hari.

Kendaraan bernomor polisi B 9365 KUB ini mengangkut pemudik asal Bekasi yang hendak menuju Kecamatan Lebakwangi, Kuningan. Namun mereka terpaksa harus diputar balikkan oleh petugas karena tidak bisa menunjukkan surat hasil pemeriksaan COVID-19.

Ipda Sunardi Perwira Pengendali (Padal) pos penyekatan Tugu Ikan Sampora mengatakan saat petugas sedang memeriksa sejumlah kendaraan, terlihat ada sebuah mobil pick yang yang tertutup terpal. Saat diperiksa, ternyata mobil tersebut membawa pemudik.

"Saat dilihat ternyata isi dari bak mobil yang ditutup terpal ini ada orangnya. Mereka berjumlah enam orang, pemudik dari Bekasi yang mau mudik ke Lebakwangi," kata Sunardi kepada detikcom.

Sunardi menjelaskan pemudik asal Bekasi itu tiba di pos penyekatan Tugu Ikan Sampora sekitar pukul 02.15 WIB. Sebelumnya pemudik ini berhasil menghindari penyekatan di daerah lain dengan melintasi jalur tikus.

"Mereka dari Bekasi mau ke Lebakwangi dan sudah menempuh perjalanan sekitar 7 jam. Dari sana mereka katanya lewat jalur tikus buat menghindari petugas," ucap Sunardi.

Lantaran tidak bisa menunjukkan surat hasil pemeriksaan COVID-19, petugas kemudian langsung meminta sopir pick up untuk putar balik. "Diputarbalikkan karena tidak punya surat hasil antigen dan sejenisnya," ucapnya.

Ia juga mengungkapkan intensitas kendaraan luar daerah yang masuk ke Kabupaten Kuningan mulai meningkat. Meski begitu, hanya segelintir kendaraan saja yang ditemukan membawa pemudik dan tidak bisa menunjukkan surat kesehatan.

"Iya malam ini dari 26 kendaraan roda empat dan roda enam hanya satu yang diputarbalikkan," ujar Sunardi.

Simak juga video 'Ngirit Ongkos, Pemudik Ini Naik Bajaj dari Jakarta ke Tegal':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)