Cerita Warga Berjibaku Tandu Ibu Hamil Lewati Hutan Pandeglang

Rifat Alhamidi - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 09:58 WIB
Ibu Hamil Ditandu Lewati Hutan di Pandeglang
Warga menandu ibu hamil melewati hutan di Pandeglang. (Foto: dokumentasi Muhtadin)
Pandeglang -

Enah (39) kehilangan bayi lelaki kembar di Puskesmas Sindangresmi, Kabupaten Pandegkang, Banten. Perjuangan Enah tiba di puskesmas itu sangat menyedihkan.

Awalnya dia merasakan kontraksi hebat pada Jumat (31/4). Keluarga waswas, lalu melaporkan kondisi tersebut ke bidan desa, meski usai kehamilan Enah baru menginjak enam bulan.

"Si ibunya sudah mules, hari Jumat itu langsung dicek sama bidan, katanya harus dirujuk ke rumah sakit. Tapi dari hasil koordinasi, dokternya baru ada hari Senin (hari ini) karena waktu itu kan lagi hari libur," kata Dani, warga setempat, Senin (3/5/2021).

Sejumlah warga yang tak tega melihat kondisi Enah, berinisiatif menginap sambil memonitor kondisi sang ibu. Saat itu Enah sudah mendapat pemeriksaan dari bidan dan sudah diarahkan agar penanganannya dirujuk ke rumah sakit.

Kekhawatiran warga ternyata tak meleset. Pada esok harinya, Sabtu (1/5), Enah kembali mengalami kontraksi. Sejumlah warga berkumpul dan langsung membawa Enah dengan cara ditandu menuju puskesmas.

"Sekitar jam dua siang, si ibu itu akhirnya ditandu pakai sarung. Enggak ada cara lagi, satu-satunya harus ditandu, karena jalannya enggak bisa dilalui sama mobil. Mau pakai motor juga kami khawatir ke kondisi si ibunya," ujar Dani.

Lihat juga video 'Demi Melahirkan, Ibu di Polman Harus Ditandu sejauh 12 Km':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2