Coba Kelabui Petugas, Pemudik Asal Jakarta Tumpangi Truk ke Kuningan

Bima Bagaskara - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 11:20 WIB
Pemudik asal Jakarta kepergok naik truk ke Kuningan
Pemudik asal Jakarta kepergok naik truk ke Kuningan (Foto: Bima Bagaskara)
Kuningan -

Adanya larangan mudik membuat banyak orang mencoba berbagai cara untuk mengelabui petugas agar bisa kembali ke kampung halamannya.

Seperti yang dilakukan enam orang pemudik asal Jakarta yang akan kembali ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat ini. Mereka bersembunyi di belakang truk yang ditutupi terpal agar bisa mudik tanpa diketahui petugas.

Sayangnya usaha mereka yang nekat mudik dengan cara tak biasa itu gagal lantaran truk yang ditumpanginya terjaring razia penyekatan yang dilakukan petugas gabungan di pos check point Tugu Ikan Sampora, Kabupaten Kuningan pada Minggu (2/5/2021) pagi.

Ipda Sunardi Padal cek point Tugu Ikan Sampora mengatakan awalnya petugas curiga dengan truk bernomor polisi E 8965 YW berwarna kuning itu. Benar saja, saat diperiksa truk itu rupanya mengangkut pemudik asal Jakarta.

"Iya ada kendaraan truk yang mengangkut enam orang pemudik. Pemudik ini mengelabui petugas dengan sembunyi di belakang truk yang ditutup terpal, biar dikiranya bawa barang," kata Sunardi saat dikonfirmasi detikcom.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pemudik yang menumpang di truk tersebut tidak bisa menunjukkan surat hasil antigen maupun prokes COVID-19 lainnya. Petugas pun akhirnya terpaksa memutar balikkan truk untuk kembali ke Jakarta.

"Pemudik ini mau pulang ke Cibingbin, pas diperiksa tidak bisa menunjukkan surat hasil antigen. Jadi kami putar balik kembali ke Jakarta," ucap Sunardi.

"Saat diminta putar balik mereka (pemudik) ngomel-ngomel minta diizinkan masuk dan melanjutkan perjalanan. Tapi tetap kita putar balikkan," lanjutnya.

Selain itu dalam penyekatan kali ini petugas juga mendapati pemudik yang menggunakan bajai. Tercatat ada empat unit bajai yang dihentikan dan diperiksa petugas di pos penyekatan Kuningan-Cirebon ini.

Namun untuk pemudik yang menggunakan bajai itu, petugas tidak diminta putat balik karena faktor kemanusiaan.

"Iya ada juga (bajai) empat unit yang diperiksa. Tapi buat yang bajai ini dengan berat hati dan rasa kemanusiaan kita loloskan karena mereka sudah kelelahan, takut ada apa-apa di jalan kalau diputar balik, juga ada anak kecil di dalamnya," jelas Sunardi.

Pada H-4 larangan mudik ini kata Sunardi, kendaraan berpelat nomor luar daerah yang melintas di pos check point Tugu Ikan Sampora mulai mengalami peningkatan. Pagi ini saja petugas telah memeriksa puluhan kendaraan.

"Ada sedikit peningkatan. Pagi ini yang diperiksa di check point Tugu Ikan Sampora ada 24 unit roda empat, 12 unit roda enam dan 47 unit kendaraan roda dua," tutup Sunardi.

Simak juga 'Lintasi Pantura, Pemudik Ini Bawa Pikap Berisi Perabotan Rumah':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)