Ngatiyana Geram Adanya Sopir Ambulans Berkendara dalam Kondisi Mabuk

Whisnu Pradana - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 20:19 WIB
Plt Walkot Cimahi ngamuk ada laporan sopir ambulans diduga mabuk saat berkendara
Plt Walkot Cimahi ngamuk ada laporan sopir ambulans diduga mabuk saat berkendara (Foto: Dok Humas Pemkot Cimahi)
Cimahi -

Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana ngamuk pada sopir ambulans layanan siaga. Alasannya ada seorang oknum sopir yang mengendarai mobil milik Pemkot Cimahi itu diduga dalam keadaan mabuk.

Ngatiyana sendiri mendapatkan informasi tersebut dari masyarakat. Dirinya akhirnya langsung mengumpulkan sopir beserta kendaraannya pelataran Gedung Cimahi Technopark, Baros, Kota Cimahi, Selasa (27/4/2021).

"Saya tidak mau mendengar bahwa kalian sebagai pengemudi ambulans membawa kendaraan dalam keadaan mabuk. Sempat saya dengar dari masyarakat," ungkap Ngatiyana.

Ngatiyana juga menyinggung oknum sopir tersebut yang dianggapnya berkhianat pada amanah yang diberikan. Sebab, kepercayaan yang diberikan untuk melayani masyarakat malah dirusak dengan hal-hal yang tidak pantas.

"Ingin menjadi pengemudi dapat kerja, tapi setelah kerja dikhianati, jangan jadi pengkhianat," sebut Ngatiyana.

Ngatiyana menjelaskan jika sanksi bagi pengemudi ambulans yang diketahui ugal-ugalan apalagi dalam pengaruh minuman keras hingga narkoba adalah pemecatan. Termasuk bagi oknum sopir ambulans di salah satu kelurahan tersebut.

"Apabila dia tertangkap dalam situasi mabuk, hari itu juga saya pecat. Karena ini melayani pasien, melayani masyarakat. Tidak ada lagi yang mabuk-mabukan, tidak ada lagi narkoba," tegasnya.

Hal lain yang membuat Ngatiyana geram adalah sopir ambulans itu belum semuanya memiliki SIM. Padahal SIM merupakan atribut penting bagi pengendara sebagai tanda dirinya layak mengendarai kendaraan.

"Harus punya SIM walaupun itu plat merah. Kita plat merah, malu kalau terjadi apa-apa. Kita cek SIM, kalau sudah mati kita bantu perpanjangan dan sebagainya," tandasnya.

Dengan kejadian tersebut Ngatiyana bakal mengevaluasi sistem perekrutan sopir ambulans yang dikelola Pemkot Cimahi. Selain itu pihaknya juga bakal memberikan pemahaman kepada para sopir yang sudah ada untuk tidak mengulangi kesalahan serupa.

"Saya perintahkan kepada camat dan lurah untuk kejadian ini agar melakukan evaluasi. Lurah bertanggungjawab atas operasional kendaraan dan sopirnya," katanya.

(mud/mud)