Jabar Banten Hari Ini: Bocah Dibully Pemuda Bogor-Warga Antre BLT Tengah Malam

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 20:51 WIB
Sejumlah warga di Pandeglang harus mengantre sejak tengah malam demi bisa mencairkan uang bantuan produktif usaha mikro (BPUM) atau BLT UMKM Rp 1,2 juta. Mereka datang ke kantor BRI untuk bisa mendapatkan nomor antrean.
Warga Pandeglang antre BLT hingga tengah malam (Foto: Rifat Alhamidi)

Kisah Pilu Diduga Korban Pencabulan Panji Gumilang

Pengasuh pondok pesantren Al Zaytun Panji Gumilang dilaporkan ke polisi lantaran diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mantan pegawainya sejak 2018. Mengapa kasus itu baru dilaporkan sekarang?

"Jadi kenapa kejadian sudah cukup lama baru dilaporkan 2021? Begini, mengingat di lingkungan Al Zaytun sangat ketat," ujar Djoemaidi Anom, pengacara korban, saat ditemui di Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Kamis (22/4/2021).

Anom menceritakan korban berinisial K ini ditempatkan Panji di sekitar Ponpes Al Zaytun Indramayu. Selama di lokasi yang berjarak dua kilometer dari pusat pendidikan Al Zaytun ini, gerak-gerik kliennya diawasi oleh Panji.

"Semua sepak terjang nyonya K diikuti, termasuk oleh sekuriti. Sehingga tidak bisa berbuat banyak," kata Anom.

Begitupun saat berobat ke rumah sakit bila kesehatannya terganggu. Menurut Anom, saat bepergian pun, K selalu dikawal.

"Selesai berobat kembali lagi," ucapnya.

"Jadi selama dua tahun ini dia nggak bisa keluar karena dikawal. Dia bisa bebas hanya ke toilet dan tempat tidur. Selebihnya dikawal sekuriti. Kebebasan K ini terbatas," tutur Anom menambahkan.

Hingga suatu ketika, K bisa keluar dari Al Zaytun pada September 2020. Saat itu, dia menceritakan hal yang dialaminya kepada pria yang juga pegawai Panji Gumilang.

Saat itu, pegawai tersebut prihatin dengan apa yang dialami K. Hingga akhirnya, pria tersebut mendatangi Panji dan berujar akan menikahi K. Saat itu, Panji berang dan mengusir K dari Al Zaytun.

"Bisa keluar bulan September (2020). Ketemu dengan saya Desember. Kasusnya kami pelajari, setelah dipelajari kasusnya, kami dapat bukti-bukti petunjuk yang bisa dibawa untuk ke pidana," kata Anom.

Hingga akhirnya pada Februari 2021, K melaporkan kasus itu ke Polda Jabar. Laporan bernomor LP/B/212/II/2021 diterima dan saat ini masih dalam penyelidikan.

Korban 2 Kali Layangkan Somasi

Panji Gumilang dilaporkan ke Polda Jabar oleh mantan pegawai lantaran diduga melakukan pelecehan seksual dan pencabulan. Sebelum dilaporkan, pengasuh pondok pesantren Al Zaytun itu sempat dua kali disomasi oleh korban.

"Sudah kita layangkan somasi, namun tidak direspons dengan baik," ujar Djoemaidi Anom, kuasa hukum korban, saat ditemui di Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Kamis (22/4/2021).

Somasi pertama di layangkan pada 24 Januari 2021. Sedangkan somasi kedua dilayangkan korban berinisial K melalui kuasa hukumnya pada awal Februari 2021.

"Karena tidak mendapat respons yang baik, saya mengambil kesimpulan untuk melakukan upaya hukum pidana," tutur Anom.

Akhirnya pada 22 Februari 2021, K didampingi kuasa hukumnya membuat laporan polisi ke Polda Jabar. Laporan bernomor LP/B/212/II/2021 telah diterima oleh polisi.

detikcom sudah berusaha menghubungi pihak PanjiGumilang dengan menghubungi salah satu kuasa hukumnya bernamaHendra. Melalui pesanWhatsApp,Hendra mengaku akan memberikan jawaban namun belum diketahui waktunya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5