Usut Korupsi Lahan Samsat Malingping, Kejati Bakal Panggil Kepala Bapenda

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 16:28 WIB
Kepala Kejati Banten Asep Nana Mulyana
Kepala Kejati Banten Asep Nana Mulyana (Foto: Bahtiar Rifa'i)
Lebak -

Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Asep Nana Mulyana mengatakan siap melakukan pemanggilan pada kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi terkait kasus korupsi pengadaan lahan Samsat Malingping di Lebak. Siapapun yang terlibat, akan dipanggil pihaknya dalam proses penyidikan.

"Kami nanti akan dalami lagi, akan kroscek kembali dan lakukan pendalaman-pendalaman proses penyidikan. Siapapun pasti akan minta keterangan, baik yang langsung terkait perkara ini maupun yang terkait lainnya," kata Asep kepada wartawan di Jalan Serang-Pandeglang, Kamis (22/4/2021).

Pihaknya juga tidak menutup kemungkinan menetapkan tersangka baru. Tentunya tersangka baru itu sudah berdasarkan bukti yang cukup.

"Kemungkinan ada, kita lihat dulu. Kami tidak mengandai-andai, menduga-duga, penetapan tersangka tentu dengan alat bukti yang cukup, kami akan bertindak profesional dengan prosedur hukum acara," paparnya.

Kepala Samsat Malingping di Kabupaten Lebak, Samad dijadikan tersangka mark up dugaan pengadaan lahan. Ia mendapatkan keuntungan dari lahan yang dibeli pemerintah provinsi.

"Kemarin Rabu (21/4) menetapkan tersangka SMD yang tidak lain sekretaris tim panitia pengadaan UPTD Samsat di Malingping Lebak," kata Asep.

Tersangka modus selaku sekretaris tim pengadaan yang tahu soal rencana pembangunan Samsat Malingping. Pengetahuan itu ia manfaatkan untuk membeli tanah warga di lokasi akan dibangunya samsat.

Pemerintah Provinsi Banten sendiri menganggarkan Rp 500 ribu per meter untuk pengadaan tanah di Malingping yang luasnya 6.400 meter. Tersangka terlebih dahulu membeli dari warga untuk tanah itu hanya Rp 100 ribu.

"Dia membeli terlebih dahulu dengan harga Rp 100 ribu per meter. Pada saat akan digunakan, kemudian negara membayar lebih besar daripada jumlah itu kurang lebih Rp 500 ribu," jelasnya.

(bri/mud)