Kembangkan Ekraf, Kota Sukabumi Luncurkan Program Ramadhan Classroom

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 18 Apr 2021 16:20 WIB
Pemkot Sukabumi menggelar Ramadhan Classroom untuk mengembangkan Ekraf
Pemkot Sukabumi menggelar Ramadhan Classroom untuk mengembangkan Ekraf (Foto: Tangkapan layar website)
Sukabumi -

Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi berencana untuk meningkatkan taraf ekonomi kreatif lokal dengan meluncurkan salah satu program unggulan Sukabumi.

Program bernama Ramadhan Classroom tersebut merupakan kerja bareng antara Sukabumi Creative Hub dan Disporapar Kota Sukabumi. Program itu digadang-gadang akan menjadi sarana transfer pengetahuan dan kemampuan pelaku kreatif melalui kelas-kelas daring.

"Sektor ekonomi kreatif merupakan salah satu andalan dalam pembangunan perekonomian nasional. Perkembangan industri kreatif yang cukup pesat, menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus mengembangkan potensi dan sumber daya manusia yang ada di bidang industri kreatif, khususnya yang digerakkan oleh anak muda, baik generasi milenial maupun generasi Z," kata Manager Sukabumi Creative Hub, Rendi Irlian Kamase, Minggu (18/4/2021).

Rendi menjelaskan Ramadhan Classroom merupakan program bincang-bincang dan lokakarya seputar bisnis dan siasat dalam menghadapi situasi pandemi COVID-19. Classroom bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan teknis di bidang bisnis dan parekraf di Kota Sukabumi. Program ini diluncurkan dalam upaya menjaga produktivitas masyarakat khususnya para pelajar, pelaku ekraf, dan pelaku UMKM.

"Sudah berjalan sejak 2020, Classroom tahun ini kembali hadir dengan konsep Ramadan Classroom dan topik-topik yang lebih menarik. Pada tahun sebelumnya topik yang diangkat seputar pengembangan diri, industri kreatif dan pengembangan bisnis. Masih dengan tujuan yang sama, untuk menambah wawasan dan kapasitas diri," ujarnya.

"Ramadan Classroom tahun ini akan menghadirkan bidang bahasan yang lebih menarik dan relevan di masyarakat di antaranya seputar lifestyle, business, hobbies, Pesantren Kilat, dan Bertegur Sapa di Udara. Bertegur Sapa di Udara akan menjadi agenda pertama program Ramadan Classroom sekaligus membuka seluruh rangkaian acara program yang akan berlangsung selama satu bulan ini," sambung dia.

Peluncuran Ramadan Classroom pada Minggu, 18 April 2021 akan dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama 11 tokoh inspiratif Kota Sukabumi dengan tema yang diangkat Gen Z "Dalam Arus Perubahan dan Kekuatan Kota Sukabumi".

"Ada pun sebelas tokoh inspiratif yang akan berbincang di acara tersebut di antaranya M. Nur Rijaldi (founder Frutivez), dr. R. Nawat N. (founder Klinik Tita Medika), Thayyibah Nazlatul Ain (Penggiat Ambu Tingtrim), Ilham Imaduddin (Senior Software Engineer Xendit.co), Tiya Huliyah (Tim BPBD Kota Sukabumi), Rea Qinthara D. (founder & CEO Create-it), Dipa (Petani dan Penggiat Sekti Muda), Nidiya Kusmaya (Kriyawan Tekstil), Jonggi Muhammad K. (Young Film Maker), Mentari Putri Novel (Musician), dan Adit Gurnawijaya (Top 6 Master Chef Indonesia)," papar Rendi.

Ramadan Classroom sendiri akan dikemas dalam tiga bentuk kelas, yaitu Classroom online, Classroom offline, dan Classroom khusus. Mengangkat topik seputar business, hobbies, dan lifestyle, ragam kelas yang akan dihadirkan dalam Ramadan Classroom ini di antaranya kelas belanja cermat tanpa plastik, strategi manajemen event hybrid, animasi, business content ideas, kaligrafi, hand craft kriya fashion, hingga stress relief dengan berkebun.

"Termasuk kelas pesantren kilat dan bertegur sapa di udara. Seluruh agenda kelas ini akan dimulai dari tanggal 18 April 2021 - 10 Mei 2021 melalui platform media online maupun offline. Dengan diadakannya kegiatan ini, harapannya Classroom sebagai ruang untuk bertemu dan berbagi dapat meningkatkan wawasan di bidang bisnis bagi para pelaku Parekraf di Kota Sukabumi maupun di luar Kota Sukabumi," pungkasnya.

(sya/mud)