Remaja Perang Sarung di Cianjur Ternyata Janjian di Medsos

Ismet Selamet - detikNews
Minggu, 18 Apr 2021 14:12 WIB
Remaja perang sarung di Cianjur sudah janjian di medsos
Remaja perang sarung di Cianjur sudah janjian di medsos (Foto: Tangkapan layar facebook)
Cianjur -

Aksi perang sarung di Kabupaten Cianjur semakin marak dan meresahkan masyarakat. Ternyata para pelaku perang sarung janjian dan mencari lawan melalui media sosial.

Berdasarkan penelusuran detik.com, terdapat 11 grup perang sarung di media sosial Facebook. Setiap grup tersebut rata-rata diikuti oleh ratusan anggota. Terbanyak ialah grup 'Perang Samping Dianjurkan' dengan anggota mencoba 1.004 pengguna Facebook.

Di grup tersebut kelompok remaja dari berbagai wilayah di Cianjur menginfokan lokasi masing-masing dan membuat janji bertemu untuk melakukan perang sarung.

Akun A***a K*****n misalnya, akun tersebut memposting jika tengah mencari lawan untuk kawasan Cikidang Kelurahan Sayang. Beberapa akun pun mengomentari dan melakukan janji untuk perang sarung.

Kasatnarkoba Polres Cianjur AKP Ali Jupri, mengatakan pihaknya mendapati para pelaku perang sarung membuat janji di media sosial usai beberapa remaja diamankan saat perang sarung.

"Jadi semalam kita tangkap beberapa remaja yang perang sarung. Kita buka Hanya ternyata terdapat percakapan untuk janjian. Dan pengakuannya memang mereka janjian melalui media sosial," ujar Ali, Minggu (18/4/2021).

Menurut Ali, diketahui juga jika setelah membuat janji, pada remaja yang akan melakukan perang sarung terlebih dulu mengecek lokasi mengendarai sepeda motor.

"Jika dianggap sudah ada musuh dan memungkinkan, mereka menghubungi temannya untuk segera mendatangi lokasi," kata dia.

Ali mengatakan pihaknya akan melakukan patroli cyber untuk memantau aktivitas perang sarung. "Kita pasti patroli, dan pantai dimana saja yang melakukan perang sarung. Jadi selain patroli lapangan, kita juga antisipasi dengan terlebih dulu memantau mereka di media sosial," kata dia.

Sementara itu, apolres Cianjur AKBP Moch Rifai, mengaku sudah menginstruksikan setiap Polsek untuk meningkatkan patroli malam, terlebih saat tengah malam hingga menjelang sahur.

Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya Perang sarung.

"Sudah diinstruksikan untuk mengintensifkan patroli. Ketika ada kerumunan pun langsung dibubarkan. Selain mencegah perang sarung, juga meminimalisir penyebaran COVID-19 dengan tidak berkerumun," pungkasnya.

(mud/mud)