'Ngabuburead', Cara Asyik Pemuda Karawang Menanti Buka Puasa

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 03:10 WIB
Menunggu waktu berbuka sambil membaca buku.
Sejumlah pemuda di karawang menunggu waktu berbuka sambil membaca buku (Foto: Yuda Febrian Silitonga/detikcom).
Karawang -

Beragam cara dilakukan oleh warga untuk menunggu buka puasa. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh para pemuda di Karawang.

Mereka memilih mengisi waktu dengan membaca buku. Sejumlah pegiat literasi di Karawang bahkan menyiapkan agenda khusus yang diberinama 'Ngabuburead'.

detikcom telah merekam beberapa aktivitas pegiat literasi yang menggelar 'Ngabuburead' di beberapa lokasi. Salah satunya di bawah Flyover By Pass atau tepatnya di Taman Milenial.

Dalam kegiatan tersebut tampak terlihat kaum muda tengah membaca buku yang disiapkan oleh komunitas Perpustakaan Jalanan Karawang (PJK). Mereka nampak asik membaca berbagai macam tema buku yang ada.

Di Kecamatan Jayakerta, Taman Baca Masyarakat (TBM) Bahagia juga membuka lapak buku di ruang publik. Terlihat berbagai kalangan usia tengah membaca buku yang disajikan.

Ketua Forum TBM Karawang Nurul mengatakan agenda 'Ngabuburead' akan berlangsung hingga dua pekan di beberapa kecamatan. "Jadi TBM-TBM di beberapa kecamatan ada yang sudah mengadakan, dan akan mengadakan Ngabuburead, dari besok hingga dua pekan ke depan," katanya belum lama ini.

Tujuan digelarnya 'Ngabuburead', kata dia, untuk meningkatkan minat baca warga. Selain itu mengisi waktu luang menunggu berbuka dengan kegiatan positif.

"Jadi, daripada jalan-jalan terus main game, mending membaca buku, lebih positif, juga lebih membiasakan membaca agar menambah wawasan, juga meningkatkan minat baca bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, di tempat berbeda, Koordinator PJK, Maulana mengungkapkan membuka lapak buku, di tempat publik merupakan upaya membumikan buku dan membaca di tengah kesibukan masyarakat kota industri.

"Jadi kami dari komunitas yang bergerak secara independen hanya berupaya untuk membumikan buku, dan membaca agar masyarakat bisa meluangkan waktunya dari aktivitas kerja di pabrik, juga bisa memberikan ruang bagi anak-anak yang memang memiliki minat baca tapi minim fasilitas bahan bacaannya," ujarnya.

(mso/mso)