762 RT di Jawa Barat Zona Merah COVID-19, Terbanyak Indramayu

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 15:21 WIB
Coronavirus. COVID-19. Copy space. 3D Render
Foto: Getty Images/BlackJack3D
Bandung -

Sebanyak 762 RT di Jawa Barat masuk ke dalam zona merah atau zona dengan risiko penularan COVID-19. Data tersebut disusun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa tertanggal 9 April 2021 dan disampaikan dalam Rapat Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah (KPCPED) Jabar, 14 April 2021.

Dalam PPKM Mikro ini skenario pengendalian tingkat komunitas berdasarkan zonasi, yakni jika lebih dari lima rumah yang terdapat pasien COVID-19 masuk ke dalam zona merah. Jika 3-5 masuk zona orange, bila 1-2 rumah masuk zona kuning dan bila tak ada yang terpapar dalam suatu lingkup komunitas masuk ke dalam zona hijau.

Berdasarkan laporan, paling banyak RT yang masuk ke dalam kategori zona merah berada di Kabupaten Indramayu dengan 233 RT, kemudian diikuti Kabupaten Karawang dengan 191 RT, kemudian di Kabupaten Cianjur dengan 67 RT dan kemudian diikuti oleh kabupaten/kota lainnya.

Sedangkan pada tingkat desa atau kelurahan, total terdapat 69 desa yang masuk ke dalam zona merah. Desa/kelurahan yang paling banyak zona merahnya berada di Kabupaten Karawang dengan 36 desa/kelurahan, kemudian diikuti Kabupaten Bogor (14), Kabupaten Indramayu (9) dan kabupaten/kota lainnya.

PPKM tingkat desa atau RT terbukti menurunkan angka kasus COVID-19 dengan signifikan. Dari penghitungan sejak 5 Maret, jumlah desa yang masuk ke dalam zona merah sebanyak 299 desa, angka tersebut terus menurun hingga akhirnya menjadi 69 desa pertanggal 9 April.

Begitu pun dengan PPKM tingkat RT, dari 3.522 RT yang masuk ke zona merah pertanggal 5 Maret, turun drastis ke angka 762 RT pada 9 April 2021.

Dilaporkan juga, pembentukan posko daerah dalam rangka PPKM Mikro di Jawa Barat terbanyak kedua di Indonesia, setelah Jawa Tengah. Saat ini terdapat 3.103 posko COVID-19 di Jabar.

"Kita fokus ke level RT, mikro, saya laporkan, hasil asesment nasional tanggal 11 April tentang produktivitas kinerja dari tim PPKM mikro di Indonesia, Jabar ini ranking 1.

Menandakan semua tim bekerja dengan maksimal, kedua adalah Bali, ketiga Yogyakarta. Jadi Jawa Barat paling rajin bekerjanya lah. Ada 12 indikator produktivitasnya," ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, 14 April.

Simak video 'Menag: Zona Merah-Oranye Silakan Tarawih di Rumah':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/ern)