Ridwan Kamil: 5 Flyover Akan Dibangun dari Padalarang-Kebon Kawung Bandung

Yudha Maulana - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 14:29 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut akan ada lima flyover yang dibangun di jalur yang dilalui Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Rencananya pembangunan flyover itu dibangun di jalur Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menuju Kebon Kawung, Kota Bandung.

"Saya juga melaporkan kepada media, tadi saya kedatangan Pak Luhut (Menko Marves) dan Pak Menhub (Budi Karya) karena progress sudah 70 persen arahan dari Presiden di semester II 2022, kereta harus sudah bisa dipakai dari Jakarta ke Bandung ke Padalarang dulu," kata Ridwan Kamil di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Senin (12/4/2021).

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu pun mengusulkan untuk dibangunnya beberapa flyover di jalur Padalarang menuju Bandung. Flyover itu dibuat untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, jika ada penambahan lintasan kereta cepat di Kota Bandung.

"Aspirasi dari saya cuma satu, sekarang aja tanpa ada kereta api cepat, jalur Padalarang-Bandung itu bikin macet karena ada perlintasan sebidang," tuturnya.

"Nah mereka komit ada lima titik akan dibangun flyover. Sehingga nanti ada lima empat flyover yang akan dibangun di jalur jalur kereta Padalarang sampai Kebon Kawung. Sehingga kalau nanti ada perlintasan tambahan untuk kereta api cepat, frekuensinya bisa per 15 menit atau 20 menit, itu tidak akan mengganggu lalu lintas kendaraan di jalan raya," katanya melanjutkan.

Corporate Secretary PT KCIC Mirza Soraya menambahkan rencananya tes fungsi (test commisioning) akan dilakukan pada Agustus 2022.

"Saat ini, High Speed Railway Contractor Consortium (HSRCC), KCIC, beserta pemanufaktur sarana dan prasarana terkait, didampingi oleh KAI sedang merumuskan check list untuk semua sub-sistem yang dibutuhkan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, baik itu terkait EMU, railway system maupun operasional," kata Mirza dalam keterangan resmi yang diterima detikcom.

"Untuk test and commisioning kita targetkan pada Agustus 2022," imbuh Mirza.

(yum/mso)