PVMBG: Gempa Malang dan Sulawesi Utara Tak Berkaitan

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 10 Apr 2021 21:16 WIB
Ilustrasi Gempa Bumi di Indonesia
Ilustrasi gempa. (Ilustrator: Mindra Purnomo)
Bandung -

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan gempa yang terjadi di Kabupaten Malang, Jawa Timur, tak ada kaitannya dengan gempa yang terjadi di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Koordinator Mitigasi Gempa Bumi PVMBG Supartoyo menjelaskan kedua peristiwa itu tak terkait karena berasal dari sumber gempa yang berbeda. "Masing-masing gempa kalau sumber jauh, tidak ada kaitan," ujar Supartoyo dalam keterangannya, Sabtu (10/4/2021).

Sebelumnya, gempa bumi magnitudo (M) 6,1 mengguncang Kabupaten Malang pada pukul 14.00 WIB. PVMNG menyebut sumber gempa berada pada Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia. Gempa yang terjadi disebut juga gempa bumi 'intraslab'.

Pusat gempa bumi berada di Samudera Indonesia di selatan wilayah Jawa Timur. Daerah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi yaitu bagian selatan Jawa Timur yang tersusun atas batuan berumur Tersier terdiri dari batuan sedimen, batuan karbonat dan batuan vulkanik, serta batuan vulkanik dan sedimen berumur Kuarter.

Tak lama kemudian, gempa bumi juga berkekuatan M 6,0 mengguncang Kabupaten Kepulauam Sangihe, Sulawesi Utara pada pukul 16.30 WIB.

Lokasi pusat gempa bumi terletak dekat dengan daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud. Daerah ini pada umumnya tersusun oleh morfologi perbukitan yang tertutupi oleh batuan rombakan gunungapi muda, lembah dan dataran pada daerah pantai.

Batuannya merupakan endapan Kuarter yang terdiri - dari endapan pantai, endapan sungai dan batuan rombakan gunungapi yang sebagian telah mengalami pelapukan. Endapan Kuarter dan batuan rombakan gunungapi muda yang telah mengalami pelapukan bersifat lepas, lunak, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan guncangan gempa bumi.

(yum/bbn)