Round-Up

Jerat Utang Jadi Motif Ibu di KBB Bunuh 2 Anak Lalu Gantung Diri

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 07:52 WIB
Ilustrasi Balapan Liar
Ilustrasi (Foto: nala edwin).
Bandung Barat - Informasi ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Seorang ibu di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tega membunuh dua anaknya lalu gantung diri. Terlilit utang Rp 5 juta ke bank emok menjadi motif sang ibu mengakhiri hidupnya.

Ketiga korban tersebut yakni DRY (30) yang merupakan sang ibu, lalu dua anaknya YTJ (4), dan AAB (2). DRY dan anak-anaknya ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya oleh suami mereka yakni Asep Rohendi setelah pulang bekerja.

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro mengatakan sang ibu diduga kuat membunuh kedua anaknya. "Diduga kuat (sang ibu) bunuh diri, tapi kita harus pastikan lagi setelah menerima hasil autopsi. Termasuk bagaimana dua anak itu meninggal dunia akan dipastikan nanti (setelah autopsi)," kata Yohannes, Kamis (8/4/2021).

Berdasarkan hasil olah TKP, polisi menemukan selembar surat wasiat yang ditulis ibu itu untuk sang suami. Di akhir surat tersebut tertulis kata 'PAMIT'.

"Motif si ibu kebetulan ada surat wasiat yang intinya terlilit utang, bingung dan takut dengan suami. Akhirnya kalap dan nekat seperti itu. Di akhir surat wasiat itu ada tulisan pamit cukup besar," ucap Yohannes.

Dari tubuh ibu tersebut tak ditemukan luka bekas penganiayaan, melainkan hanya luka bekas jeratan leher. Tiga jenazah tersebut sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk dilakukan autopsi. Sang suami sekaligus ayah dua anak itu melepas kepergian ketiganya dengan tangis.

Ternyata keputusan nekat yang dipilih DRY kali ini merupakan puncak dari beberapa kali ancamannya untuk melakukan bunuh diri pada sang suami. "Jadi keinginan korban untuk bunuh diri ini sudah beberapa kali. Kalau masalahnya muncul, korban selalu ngancam bunuh diri dan mungkin kemarin puncaknya," kata Kepala Desa Cipatat Darya Suganda, Kamis (8/4/2021).

Beberapa permasalahan dalam rumah tangga korban dan suaminya juga disebut menjadi motif lain dalam kejadian itu. "Jadi ada dorongan cemburu. Suaminya sempat lihat istrinya chatting dengan mantan pacarnya, lalu si istri juga pernah pergoki suami chat sama mantan pacarnya. Sikap suaminya juga agak keras kalau di rumah, dan puncaknya juga masalah utang. Korban punya utang Rp 5 juta ke bank emok," terangnya

Saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian anaknya. Namun untuk kematian sang ibu diduga karena jeratan kain selendang di lehernya.

"Untuk penyebab kematian dari anaknya kami masih menunggu hasil otopsi. Untuk motif sang ibu melakukan itu karena terlilit utang nominal utangnya Rp 5 juta," kata Kapolres Cimahi AKBP Indra Setiawan.

Lihat juga Video: Polres Pinrang Gelar Rekonstruksi Ibu Bunuh Anak Tiri dengan Pulpen

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)