Keluarga Korban Pelemparan Batu di Bandung Berharap Pelaku Segera Ditangkap

Deden Rahadian - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 13:03 WIB
Tasikmalaya - Kasus pelemparan batu yang menyebabkan seorang pemobil asal Tasikmalaya tewas hingga kini belum terungkap. Pihak keluarga berharap pelaku pelemparan batu bisa segera ditangkap.

Seperti diketahui, Yulin Prakasa menjadi korban pelemparan batu oleh orang tidak dikenal di Jalan AH Nasution, Kota Bandung pada Minggu (28/3/2021). Akibat kejadian itu Yulin mengalami luka cukup parah.

Setelah itu, korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Namun karena luka yang cukup para di bagian kepala, Yulin akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Jumat (2/4) lalu sekitar Pukul 22.20 WIB di Rumah Sakit Ujungberung Kota Bandung.

Istri dan anak almarhum masih belum percaya, korban yang dikenal baik dan bertanggung jawab tewas secara tragis. Karyawan bank swasta itu tewas usai terkena lemparan batu oleh orang tak dikenal saat kendarai mobil pribadinya. Kerasnya lemparan membuat batu menembus kaca hingga mengenai kepala korban.

"Bapak orang baik, sayang sama keluarga sama saya anak anak sambungnya, sama ibunya sangat sayang. Almarhum enggak nyangka wafat dengan cara ini dilukai orang padahal enggak bersalah almarhum," kata Lia Nelia, istri korban saat ditemui di rumahnya, Kamis (8/4/2021).

Meski tidak ada firasat khusus, korban sempat berupaya menunda keberangkatannya ke Bandung hingga Senin pagi. Namun, karena alasan pekerjaan harus berangkat ke Subang, membuat karyawan bank swasta ini harus berangkat seorang diri pada Minggu malam.

"Kalau firasat enggak ada, tapi almarhum sempat enggak mau balik malam itu. Mau Senin pagi saja. Tapi karena ada kerjaan di Subang akhirnya tetap jalan malam Senin," ucap Lia.

Lia mengaku mengetahui suaminya alami musibah usai ditelpon pihak kepolisian pada Senin sekitar pukul empat pagi. Keluarga menuntut pelaku segera ditangkap agar kejadian serupa tidak terulang.

"Tentu secara pribadi hanya aparat hukum yang bisa ungkap kasus ini. Tapi saya yakin pasti Allah akan menghukum pelaku. Kami mohon agar kasus ini terungkap pelakunya agar tau modus dan motif sebenernya," kata Lia.

Jenazah almarhum sudah di makamkan di Pemakaman Keluarga. Almarhum merupakan tulang punggung keluarga. (mso/mso)