Bupati Marwan Ingin Genjot Sektor Wisata di Kabupaten Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 08:25 WIB
Bupati Sukabumi Marwan Hamami perlihatkan fosil gigi megalodon.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Bupati Sukabumi Marwan Hamami berharap semua lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan objek wisata di Kabupaten Sukabumi. Hal ini dilakukan untuk membuat wisatawan betah berlama-lama di lokasi wisata.

Marwan mengingatkan Kabupaten Sukabumi dikenal karena sumber daya alam yang luar biasa, banyak objek wisata yang bisa dijadikan daya tarik luar biasa dan dikenal dengan Gurilaps (Gua Rimba Laut Pantai dan Sungai) belum lagi potensi wisata yang tengah ngehits Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

"Peran semua lapisan masyarakat sangat penting, sama-sama memberikan edukasi. Peranan teman-teman media misalnya, mengedukasi masyarakat sepanjang pantai, orang datang wisatawan datang untuk menikmati pantai tapi pantainya kumuh banyak bangunan (pesisir pantai) lalu terkesan kotor itu satu contohnya," kata Marwan, Rabu (31/3/2021).

Marwan juga ingin semua penjaja makanan, restoran dan fasilitas wisata jangan 'aji mumpung' ketika liburan tiba dengan menaikkan harga-harga secara fantastis. Hal itu disebut Marwan hanya akan membuat wisatawan kapok dan memilih untuk tidak datang lagi.

"Kemudian tadi harga-harga ketika musim liburan atau macet (harga) naik, sehingga orang malas datang lagi ke Palabuhanratu atau datang wisatawan tapi dia bawa bekal sendiri itu yang merugikan. Kotorannya (sampahnya) di tinggalkan di Palabuhanratu, akhirnya dampak dari potensi pariwisata untuk meningkatkan daya beli itu tidak ada, karena tadi jangkauan harga yang tidak realistis contohnya," ujar Marwan.

Kaitan pariwisata Marwan mengatakan media memiliki peranan penting. Menurutnya media bisa memberikan sosialisasi sekaligus edukasi dan mengingatkan pelaku wisata.

"Peran media bisa memberikan sosialisasi mengajak dan membantu meningkatkan hal yang tidak boleh tadi, karena tadi keterbatasan dari unsur kami baik pengawasan maupun juga orang yang di tugaskan di lapangan," jelas Marwan.

"Langkah Pemda sendiri untuk menghilangkan kekumuhan itu tadi diingatkan sudah, dilakukan penegakan aturan juga sudah tapi besoknya malah datang lagi, karena ketidakyakinan dan kembali lagi pada posisi kebiasaan hidup," sambungnya.

Marwan menyebut Kabupaten Sukabumi berpotensi melebihi Bali. Ia mencontohkan Banyuwangi yang bisa bangkit dan menonjolkan pariwisata unggulan.

"Kalau di Bali kan kebiasaan ini tidak mungkin terjadi, di Banyuwangi hari ini bisa kenapa Sukabumi tidak," pungkas Marwan.

Simak video 'Bupati Marwan Tinjau Jembatan Cibuni, Ingin Ekonomi Warga Terdongkrak':

[Gambas:Video 20detik]



(sya/mud)