Gencarkan Petani Milenial, Ridwan Kamil: Tinggal di Desa Rezeki Kota

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 13:55 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil Meluncurkan Program Petani Milenial
Program 'Petani Milenial' diluncurkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Whisnu Pradana/detikcom)
Bandung Barat -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi meluncurkan program Petani Milenial. Acara seremonial ini berlangsung di lahan pertanian yang berada di Kampung Pasir Angling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (26/3/2021).

Emil --sapaan Ridwan-- menginginkan program tersebut mengubah sejarah bahwa tinggal di desa dan menjadi petani bisa memiliki penghasilan setara dengan di perkotaan. Guna menegaskan keinginannya tersebut, Emil menggencarkan kampanye 'Tinggal di Desa, Rezeki Kota, Bisnis Mendunia'

"Paling nyaman tinggal di pedesaan rezekinya perkotaan. Kita ubah sejarah bahwa tinggal di desa ibarat kata bisa punya gaji seperti pegawai bank di kota. Kasarnya seperti itu," kata Emil dalam sambutannya.

Untuk merealisasikan program Petani Milenial, Emil mengungkapkan ada tiga hal yang sudah disiapkan, yaitu menyediakan lahan garapan yang bakal digunakan. Lahan kosong tersebut disiapkan bagi petani milenial yang tak memiliki lahan pribadi.

Lalu, dalam akses permodalan pihaknya sudah bekerja sama dengan BUMD perbankan milik Jawa Barat. Tak cuma lahan dan modal, petani dari kalangan muda ini difasilitasi kemudahan pemasaran produk usaha taninya melalui Tani Hub untuk memutus panjangnya rantai penjualan dari petani ke pembeli tanpa melalui bandar atau tengkulak.

"Intinya ini program inovatif Jabar untuk mengurangi pengangguran akibat pandemi COVID-19 secara cepat," ujar Emil.

Kepala Biro Perekonomian Setda Pemprov Jawa Barat Benny Bachtiar menjelaskan proses pendaftaran Petani Milenial ini berlangsung 8-14 Februari secara online. Tercatat ada sebanyak 8.998 orang yang mendaftar.

"Namun hasil verifikasi ada 2.240 orang tersebar se-Jabar. Sekarang sedang proses wawancara," kata Benny.

Lihat juga video 'Petani Garam Kebumen Bisa Produksi 7,2 Ton':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)