Polisi Purwakarta Bekuk Komplotan Pencuri Spesialis Pikap Lintas Daerah

Dian Firmansyah - detikNews
Senin, 22 Mar 2021 19:19 WIB
Komplotan pencuri spesialis mobil pikap dibekuk polisi di Purwakarta
Komplotan pencuri spesialis mobil pikap dibekuk polisi di Purwakarta (Foto: Dian Firmansyah)
Purwakarta -

Jajaran Satreskrim Polres Purwakarta berhasil meringkus komplotan pencurian spesialis mobil Pikap lintas daerah. Mereka di ringkus ketika di curigai hendak melakukan aksi pencurian di wilayah Sukatani, Purwakarta.

"Jadi awal mula kronologis saat petugas melakukan patroli krimserse, tepatnya pukul 02.00 WIB, petugas menemukan satu kendaraan yang dikendarai pelaku mencurigakan menghampiri kendaraan pikap yang terparkir di sekitar Sukatani, kemudian saat petugas menghampir si kendaraan tersebut, pelaku curiga dengan keberadaan petugas sehingga mobil yang di kendarai pelaku tancap gas dan melarikan diri, kemudian petugas berhasil mengejar dan dihentikan di sekitar cikaopark,"ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Fitran Romajimah, Senin (22/03/2021).

Fitran menjelaskan, penangkapan mereka sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dan para pelaku. Satu pelaku berhasil di ringkus ketika hendak kabur dengan turun dari mobil yang di bawa pelaku hingga pelaku terluka, sedangkan satu pelaku lainnya ditangkap setelah dikejar menggunakan mobil oleh petugas.

Pasca penangkapan, petugas melakukan pengembangan ke wilayah Cikampek tempat dimana korban tinggal. Di sebuah kontrakan petugas menggerebek terduga pelaku, satu orang dinyatakan terlibat dalam aksi pencurian sedangkan terduga lainnya tidak terbukti dan dilepaskan.

Berdasarkan pemeriksaan, Para pelaku mengaku telah melakukan aksinya sebanyak lebih dari tujuh kali, dengan lima kasus terjadi di Purwakarta, dua di Kota Cimahi, Subang, Kota Bandung, Tangerang, dan Bekasi yang masing-masih satu kasus.

"Modus pelaku dengan merusak kunci mobil menggunakan astag atau kunci letter T kemudian menghidupkan dengan Jumper yang di bantu Staples, setelah mobil hidup di bawa kabur pelaku ke wilayah Jawa dan lampung," katanya.

Pelaku adalah Ruli (23) dan Toni (39) warga Lampung Tengah, sedangkan Jamal berhasil melarikan diri dari sergapan petugas.

"Pasal yang kita sangkakan 361 ayat 1 ancaman selama-lamanya 7 tahun penjara," ucap Kasat.

(mud/mud)