ADVERTISEMENT

Salman ITB Akan Berdayakan 1.000 Desa Tertinggal Lewat Wakaf

Siti Fatimah - detikNews
Sabtu, 20 Mar 2021 17:05 WIB
Urban farming wakaf salman ITB
Urban farming, salahsatu pemberdayaan desa tertinggal Salman ITB/Foto: Siti Fatimah
Bandung -

Lembaga Wakaf Salman Institut Teknologi Bandung (ITB) menginisiasi program pemberdayaan 1.000 desa tertinggal dan terpelosok, salah satunya di Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Wilayah Desa Cimenyan sendiri jauh dari akses perkotaan. Kondisi jalan yang rusak, sarana pendidikan dan sanitasi yang minim menjadi salah satu alasan perlunya ada pemberdayaan dari warga yang tinggal di sekitarnya.

General Manager Wakaf Salman ITB Tawfiq Iskandar mengatakan pemberdayaan desa ini mencakup banyak sektor di antaranya pendidikan, ekonomi hingga kesehatan.

"1.000 desa ini kita concern di desa tertinggal dan terpelosok di mana kita ingin membangun community development. Kita mau naik level dari desa tertinggal ini dengan pemberdayaan masyarakat," kata Tawfiq di Masjid Khairina, Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung, Sabtu (20/3/2021).

Selain dari sisi pendidikan, pemberdayaan desa ini juga mencakup ketahanan pangan dengan adanya urban farming. "Alhamdulillah, misi tersebut tercapai setelah penggalangan dana mengumpulkan total 100 juta rupiah. Dana tersebut kemudian disalurkan dalam bentuk mesin filtrasi air, hidroponik, aquaponik, dan berbagai fasilitas pendidikan," sambungnya.

Dia menjelaskan, mesin filtrasi air RO (Reverse Osmosis) dihadirkan untuk memberikan akses air bersih sehingga kualitas sanitasi di sana menjadi lebih baik. Sementara itu, hidroponik dan akuaponik digunakan para anak-anak dan masyarakat desa untuk bercocok tanam.

"Harapannya, hidroponik dan aquaponik dapat menghasilkan produk sayur dan buah yang berkualitas untuk diperjualbelikan. Lalu, hasilnya bisa dinikmati kembali oleh masyarakat," ujarnya.

Hingga saat ini, pihaknya masih berfokus mengembangkan desa tertinggal yang ada di Jawa Barat. Tawfiq mengatakan, berdasarkan data Pemprov Jabar setidaknya ada 362 desa yang masih masuk kategori desa tertinggal.

"Kita tidak membatasi. Jadi kita menyelesaikan di Jabar dulu nanti baru keluar daerah. Asal lokasi dan tanah yang dijadikan urban farming pun ada yang berasal dari wakaf dan pemerintah," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Bandung Terpilih Sachrul Gunawan juga turut hadir dalam penyaluran program 1000 desa. Dia mengatakan, pemberdayaan Desa Cimenyan dapat menjadi percontohan untuk desa-desa lain yang ada di Kabupaten Bandung.

"Ini binaan dari teman-teman semuanya. Semoga ini menjadi inspirasi karena memang ghiroh ini harus di bangun. Ini juga menjadi satu pengingat bagi saya apa yang bisa saya lakukan," kata Sahrul.

Nantinya, kata dia, akan ada percontohan dari tingkat RT yang berprestasi di bidang kebersihan. Dia pun menuturkan akan memberikan sejumlah insentif kepada delegasi program desa binaan.

"Bisa jadi nantinya percontohan ada satu RT yang berprestasi dalam pengolahan sampah, dalam mengedukasi masyarakat, memang dia punya sense of concern ke masalah lingkungan. Salah satu strategi saya mungkin nantinya akan memberikan insentif bagi para RT/RW setempat yang bisa menjadi delegasi program pembinaan kebersihan," pungkasnya.

Simak juga 'Jokowi: Pemanfaatan Wakaf Jangan Terbatas untuk Tujuan Ibadah':

[Gambas:Video 20detik]



(ern/ern)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT