Ridwan Kamil Usulkan Pendirian Sekolah Politik Perempuan di Indonesia

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 17 Mar 2021 16:37 WIB
Ridwan Kamil mengusulkan pendirian sekolah politik perempuan
Ilustrasi (Foto: Yudha Maulana)
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan pendirian Sekolah Politik Perempuan. Usulan itu disampaikan pria yang akrab disapa Kang Emil itu dalam pelantikan pengurus DPD Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/3/2021).

"Saya menjadi saksi pelantikan KPPI, jadi kumpuan perempuan ke politik praktis, salah satu agendanya meningkatkan partisipasi perempuan ke politik praktis dan di parlemen agar 30 persen," kata Kang Emil.

Saat ini, keterwakilan perempuan di parlemen Provinsi Jawa Barat hanya sekitar 20 persen. "Salah satu usulan saya memberikan ide untuk mendirikan Sekolah Politik Perempuan, ini pertama di Indonesia," ujarnya.

"Karena berdasarkan kajian banyak orang ingin masuk ke dunia politik, tapi bingung ilmunya. Mudah-mudahan dengan begitu partisipasi naik, sehingga kesetaraan gender tercapai," imbuhnya.

Ketua DPD KPPI Jabar Ratnaningsih merespons positif usulan dari Kang Emil tersebut, Menuruntnya, selama ini belum ada pendidikan politik yang formal selain kaderisasi yang biasa. "Tapi di sekolah politik ini, ada kurikulum dan pengajarnya jelas, yang keluar dengan sertifikat jelas, sesuai dengan mekanisme pendidikan," katanya.

Ia mengatakan, etika politik juga sangat penting untuk dijug-jug. Oleh karena itu, Sekolah Politik Perempuan juga akan mengajarkan nilai-nilai tersebut, tak hanya di tataran pragmatis.

"Bagaimana kita kolaborasi tidak ada merah, kuning, biru di KPPI, semuanya berseragam hitam dan mindset itu yang kita ubah," katanya.

Pimpinan DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari berharap, keterwakilan perempuan Jabar di parlemen diharapkan bisa mencapai 30 persen. Saat ini, tingkat keterwakilan perempuan masih berkisar 20 persen, dengan 24 orang anggota parlemen perempuan.

"Ya kami menyambut baik apa yang disampaikan pak gubernur, dengan adanya ini akan meningkatkan kapasitas perempuan dengan bekal ilmu politik, yang saya yakin akan memberikan solusi agar masalah perempuan takut terjun ke politik, dengan sekolah politik akan melahirkan perempuan yang lebih fight dan mampu berjuang di dunia politik. Tidak sedikit yang di legislatif juga melakukan perjuangan untuk memperjuangkan apa yang menjadi harapan kaum perempuan dan masalah kaum perempuan," kata Ineu.

Lihat juga Video: RK: Setahun Covid-19, Saya Ucapkan Pendek Umur-Binasa Selamanya

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mud)