Setelah Rumah Bupati, Kantor Dinas di Bandung Barat Digeledah KPK

Whisnu Pradana - detikNews
Rabu, 17 Mar 2021 13:27 WIB
Petugas KPK datangi kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat
Petugas KPK datangi Kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (Foto: Whisnu Pradana/detikcom).
Bandung Barat -

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di lingkungan Kantor Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat COVID-19 yang dilakukan Dinsos Bandung Barat pada 2020 lalu.

Berdasarkan pantauan, sejumlah petugas KPK dengan pengawalan kepolisian tiba di Gedung B pada Rabu (17/3/2021) pukul 09.00 WIB. Sasaran penggeledahan kali ini yakni ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bandung Barat.

Tak cuma ruangan saja, petugas KPK juga menggeledah kendaraan roda empat yang digunakan Kepala Dinas PUPR Bandung Barat Adang Rachmat Syafaat dengan nomor polisi D 1566 U.

Plt Juru bicara KPK Ali Fikri menyampaikan pihaknya tengah melakukan pengumpulan barang bukti berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi (TPK) pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Pemda Bandung Barat tahun 2020.

Kasus tersebut masuk tahapan penyidikan lantaran alat bukti yang terkumpul dinilai sudah cukup. Namun hingga saat ini KPK belum juga mengumumkan secara resmi siapa saja nama tersangka dalam dugaan kasus korupsi tersebut

"Uraian lengkap dari kasus ini dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum dapat kami sampaikan kepada publik secara terbuka. Pengumuman tersangka akan disampaikan saat tim penyidik KPK telah melakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan para tersangka telah dilakukan," ujar Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya.

Sebelumnya petugas KPK melakukan penggeledahan di rumah pribadi Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna di Jalan Murhadi, RT 03/02, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, KBB, Selasa (16/3/2021).

Selain rumah pribadi petugas KPK juga mendatangi rumah lainnya yang merupakan milik anak Aa Umbara. Ruang kerja Bupati di Kantor Pemkab Bandung Barat tak luput dari sasaran pemeriksaan. Terakhir, petugas KPK menggeledah tempat pemotongan ayam milik rekanan bisnis Umbara di Jalan Jayagiri, Lembang.

Kepala Bagian Rumah Tangga Setda Bandung Barat Aa Wahya mengatakan petugas KPK secara khusus meminta kepada dirinya data terkait gaji dan biaya operasional Bupati Bandung Barat.

"Tadi kalau ke saya petugas KPK minta data gaji dan data BPO bupati serta wakil bupati," kata Aa Wahya.

Aa Wahya menceritakan saat proses penggeledahan seluruh ponsel milik pejabat di lingkungan Setda Bandung Barat dikumpulkan. Ia memastikan pihaknya koperatif dan mendukung proses hukum yang dilakukan oleh KPK.

"Kami juga harus mendukung tatkala petugas KPK meminta data. Bahkan kami diminta tidak meninggalkan gedung selama proses penggeledahan," tandasnya.

(mso/mso)