Respons Mertua soal Nakhoda Terdakwa 'Bola Sabu' Terancam Hukuman Mati

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 18:12 WIB
Ilustrasi narkoba, sabu putau ganja
Ilustrasi kasus sabu. (Ilustrator: Mindra Purnomo/detikcom)
Sukabumi -

Ba, mertua dari Basuki Kosasih alias Ebes terdakwa 'bola sabu' senilai Rp 480 miliar rupiah, mengaku tidak percaya menantunya itu terlibat kasus sabu jaringan internasional.

Ditemui di Desa Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Ba mengungkapkan Ebes sebenarnya sudah bercerai dengan putrinya. Meski begitu, perempuan 54 tahun itu sudah menganggap Ebes seperti putranya sendiri.

"Jadi sudah pernah cerai 12 tahun lalu. Namun sempat menikah lagi dengan anak saya, lalu cerai lagi. Usia anaknya 15 tahun, kelas 3 SMP," kata Ba di kediamannya, Selasa (16/3/2021).

Putri Ba atau mantan istri Ebes saat ini bekerja ke luar negeri sebagai TKW. "Kalau memang ada jodoh ya balikan (menikah) lagi, kalau pun enggak ya mau bagaimana lagi. Kedua orang tua dia (Ebes) sudah enggak ada, dia anak tunggal," ujar Ba.

Saat ramai penangkapan Ebes hingga proses penanganan, Ba mengaku tidak menerima saat tiba-tiba menantunya itu ramai dikatakan orang-orang sebagai bandar narkoba. Ia tahu jelas bagaimana kondisi menantunya itu, terlebih saat pandemi COVID-19.

"Ebes disebut bandar narkoba sama orang lain, dia punya apa? Rokok aja minta ke bapak mertuanya. enggak kemana-kemana, pamit tiga hari, kemudian setelah lebaran dapat kabar katanya ditangkap narkoba," tuturnya.

"Kalau dulu dia masih bekerja di perusahaan kapal penangkap ikan dan pelayaran benar, rezekinya ada untuk biaya anak sekolah. Kalau sekarang, katanya narkoba uangnya besar, tapi mana," Ba melanjutkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2