Kelurahan Citeureup Jadi Penyumbang Kasus Corona Tertinggi di Cimahi

Whisnu Pradana - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 11:22 WIB
Ilustrasi penyintas COVID-19
Ilustrasi (Foto: Ilustrator: Edi Wahyono)
Cimah - Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di Kota Cimahi kembali diperpanjang selama 14 hari. Mengingat, masih ada satu wilayah yang kasusnya tinggi.

Perpanjangan PPKM Mikro tersebut sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19.

Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan jika penerapan PPKM Mikro dinilai efektif menekan penyebaran COVID-19 sehingga kembali diperpanjang untuk menekan kasus agar terkendali.

"Berdasarkan instruksi Mendagri No. 5/2021 ditetapkan perpanjangan PP mikro diperpanjang lagi sampai 22 Maret 2021 dan dimulai hari ini," ungkap Ngatiyana kepada wartawan Selasa (9/3/2021).

Selain instruksi pemerintah pusat perpanjangan PPKM Mikro juga sesuai instruksi Gubernur Jawa Barat. Saat ini PPKM mikro sudah mengalami tiga kali perpanjangan.

"Kita masih tetap laksanakan PPKM Mikro sampai tingkat RT/RW karena hasilnya sangat signifikan. Pada dasarnya secara teknis tidak banyak berubah, wilayah RT/RW yang terdapat banyak kasus COVID-19 kita jaga terus," tegasnya.

Diakuinya saat ini masih terdapat wilayah permukiman yang diisolasi karena kasus COVID-19 yang tinggi salah satunya di Kelurahan Citeureup.

"Kita masih lakukan isolasi satu permukiman wilayah RW 4 Kamarung Kelurahan Citeureup karena kasus positifnya sampai belasan orang. Masih kita jaga dan awasi serta penuhi kebutuhannya, sementara ini ditutup dulu kawasannya. Sekarang kasus tertinggi ada di Kelurahan Citeureup," bebernya.

Saat ini kasus COVID-19 di Kota Cimahi menyentuh angka 3.917 kasus. Rinciannya 3.635 sudah dinyatakan sembuh, 171 orang masih positif COVID-19, dan 94 orang meninggal dunia

Simak video 'Kemenkes: Tak Ada Penularan Baru dari 4 Kasus Corona Varian B117':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)