Kilas Balik 9 Klaster COVID-19 di Jawa Barat

Yudha Maulana - detikNews
Minggu, 07 Mar 2021 10:09 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Bandung -

Setahun lebih, virus Corona merebak di Indonesia. Terkhusus di Jawa Barat berbagai klaster penularan COVID-19 bermunculan sejak pemerintah menemukan kasus pertama Corona pada 2 Maret 2020 lalu.

Tulisan ini dibuat sebagai pengingat, bahwa COVID-19 bisa menular kepada siapapun dan dimana saja, oleh karena itu sangat penting untuk menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Berikut kilas balik klaster COVID-19 yang pernah ada di Jabar :

1. Klaster Banjir Karawang

Satgas COVID-19 Karawang menemukan 400 orang pengungsi banjir yang terpapar virus Corona hingga Jumat, 5 Maret 2020.

Ketua Pelaksana Harian, Satgas COVID-19 Karawang, Acep Jamhuri mengungkapkan penambahan warga yang terkonfirmasi positif diambil dari hasil rapid tes korban banjir, dan pengungsian.

"Setiap hari dari Selasa kemarin, dari data yang terkumpul, peningkatan yang terkonfirmasi positif terus terjadi. Peningkatan tersebut dari hasil rapid tes korban banjir, dan para pengungsian," ujarnya yang menjabat juga sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang.

Acep menambahkan, kasus positif kebanyakan Orang Tanpa Gejala (OTG), dan menyebar di berbagai lokasi banjir yang ada di Karawang.

"Yang positif itu OTG, dan menyebar di berbagai lokasi banjir yang ada," katanya.

2. Klaster Ziarah Kubur

Sedikitnya, 43 orang warga Kampung Pangkalan, Desa Sariwangi, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) positif COVID-19 usai melakukan ziarah ke Tasikmalaya.

Dari 43 orang yang terpapar corona itu, empat orang sudah dinyatakan sembuh. Selain itu terungkap satu warga dengan status probable meninggal.

Berdasarkan catatan Puskesmas Ciwaruga sampai saat ini total jumlah warga peserta ziarah ke Tasikmalaya maupun kontak eratnya yang terpapar COVID-19 bertambah menjadi 48 orang. Rinciannya 44 orang positif aktif dan 4 orang sudah dinyatakan sembuh.

"Ada penambahan 5 orang yang positif karena sebelumnya 39 orang. Sebanyak 4 orang sudah dinyatakan sembuh,"Plt Kepala PuskesmasCiwarugaIkaJatnikawati.

Simak juga Video "RK: Setahun Covid-19, Saya Ucapkan Pendek Umur-Binasa Selamanya":

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4