Pemkot Cimahi Targetkan 2 Ribu Pedagang Divaksinasi COVID-19 Tahap II

Whisnu Pradana - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 21:31 WIB
Tetanus and diphtheria vaccine - administration of antigenic material (vaccine) to stimulate an individuals immune system to develop adaptive immunity to a pathogen.
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Hailshadow)
Cimahi -

Pemerintah Kota Cimahi menargetkan sebanyak 2 ribu pedagang di sejumlah pasar tradisional menerima vaksinasi COVID-19 tahap II termin pertama.

Saat ini baru pedagang dari Pasar Melong dan Pasar Atas Cimahi yang menjalani vaksinasi COVID-19. Di Pasar Atas, total ada 500 pedagang yang menjalani vaksinasi pada Kamis (4/3/2021) dan Jumat (5/3/2021).

"Kita lanjutkan pelaksanaan vaksinasi pedagang. Sasaran hari ini 300 pedagang di Pasar Atas dan besok 200 pedagang," ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi Pratiwi kepada wartawan.

Pihaknya mengatakan pedagang diprioritaskan menerima vaksinasi COVID-19 karena intensitas pertemuan yang tinggi dengan orang lain yakni pembeli.

"Pedagang pasar diprioritaskan karena kan bertemu banyak orang, intensitas pertemuan mereka dengan orang itu tinggi. Jadi biar mereka bisa terhindar dari COVID-19 dan melindungi yang lain mesti divaksinasi," terangnya.

Sejauh ini dirinya menyebut tak ada pedagang yang menolak divaksinasi. Pun demikian dengan gejala usai vaksinasi yang berat juga tak ditemukan.

"Sampai saat ini semua antusias divaksinasi. Kalau untuk KIPI tidak ada, paling hanya pegal setelah disuntik lalu ngantuk, sisanya normal semua," tuturnya.

Tak cuma pedagang vaksinasi COVID-19 di Kota Cimahi juga menyasar kalangan TNI. Sekitar 320 personel TNI AD di Cimahi menjalani vaksinasi COVID-19 di Klinik Siliwangi, Jalan Stasiun.

Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana memantau langsung pelaksanaan vaksinasi di dua lokasi tersebut. Menurutnya dua profesi tersebut yakni pedagang dan TNI riskan menularkan COVID-19 karena banyak bersentuhan dengan orang banyak.

"Hari ini jadwal vaksinasi untuk TNI AD ada dari Pusdikhub, lalu Kodiklat TNI AD kebetulan sedang penataran guru militer jadi total sekitar 320 orang," kata Ngatiyana.

"TNI-Polri ini bersentuhan langsung dengan masyarakat, ikut bersama pemerintah dalam penanganan COVID-19 dan sosialisasi protokol kesehatan terus menerus ke masyarakat. Makanya mereka penting divaksinasi," kata Ngatiyana menambahkan

Lihat Video: 4 Pola Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap II

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)