Ridwan Kamil Masuk Bursa KLB Demokrat, Pakar Unpad: Itu Wasting Time

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 15:14 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Gedung Merdeka usai melantik lima kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2020.
Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana)

Tanggapan Ridwan Kamil

Saat dikonfirmasi detikcom, Ridwan Kamil mengatakan masih membaca situasi politik yang menyeret namanya ke dalam kisruh internal Partai Demokrat. "Saya belum tahu, saya baca dulu, belum bisa berkomentar lebih lanjut," kata Ridwan Kamil di RSP Unpad, Kota Bandung.

Sejauh ini, ia pun belum mendapatkan undangan maupun berkomunikasi dengan pihak yang menyebut namanya sebagai kandidat calon ketua Partai Demokrat. "Belum ada undangan," katanya.

Sebelumnya, salah satu pendiri PD, Darmizal, mengatakan sudah ada banyak nama yang diwacanakan untuk menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Darmizal, banyak kader PD menginginkan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menggantikan AHY. Namun, Darmizal juga mengatakan ada nama lain yang muncul, seperti Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, Gubernur Jawa Barat (Jawa Barat) Ridwan Kamil atau RK, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, dan Ketum Partai Emas Hasnaeni.

"Beberapa nama muncul diwacanakan para kader pemilik suara, antara lain Edhie Baskoro Yudhoyono, Ridwal Kamil Gubernur Jabar, Pak Isran Noor, Gubernur Kaltim. Ada juga Hasnaeni yang sudah jadi Ketum Partai Emas," ujar Darmizal kepada wartawan, Senin (1/3/2021) malam.

Halaman

(yum/mud)