AKB Plus Mikro Diklaim Efektif, 2.579 RW di Cianjur Jadi Zona Hijau

Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 11:29 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Cianjur -

Pemerintah Kabupaten Cianjur mengklaim pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) plus tingkat mikro berjalan efektif. Bahkan 93 persen RW di Cianjur berstatus zona hijau.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, mengatakan pencegahan penyebaran dari tingkat bawah dinilai lebih efektif dibandingkan penerapan tingkat kabupaten. Sebab pencegahan bisa dilakukan secara lebih spesifik pernah wilayah yang ditemukan kasus positif COVID-19.

"Jadi penanganan fokus, berdasarkan kasus. Dimana ada kasus, penanganan berpatokan di wilayah tersebut, supaya tidak menyebar ke wilayah lain," kata dia, Rabu (3/3/2021).

Menurutnya dari total 2.848 RW di Cianjur, sebanyak 2.579 RW berstatus zona hijau. Sedangkan 169 RW lainnya masih berstatus kuning.

"Kalau sebelumnya banyak yang kuning dan orange. Sekarang 93 persen hijau. Hanya tinggal sedikit yang berstatus kuning. Yang orange apalagi merah tidak ada," tuturnya.

Menurutnya berdasarkan temuan kasus, saat ini tercatat ada sudah 2.954 orang terpapar COVID-19. Namun 2.349 diantaranya sudah dinyatakan selesai. Sedangkan 605 pasien lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit dan pusat isolasi.

"Dari tingkat kesembuhan juga sudah tinggi. Jadi kemungkinan kita sudah melewati fase puncak penyebaran," ucapnya.

Meski begitu, Herman mengatakan Pemkab Cianjur tidak akan mengendorkan upaya pencegahan penyebaran Corona. Pemkab akan terus menggenjot vaksinasi untuk meminimalisir penyebaran dan meminta masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan.

Selain itu pemerintahan di tingkat desa hingga RW dan RT di Cianjur juga menyiapkan tim serta tempat isolasi mandiri jika ada warga yang terpapar.

"Utamanya vaksinasi kita genjot, supaya imunitas warga bagus. Sehingga penyebaran bisa ditekan," kata dia.

"Tapi kami juga tidak akan lalai, karena kemarin terjadi lonjakan akibat adanya kelalaian. Penegakan pelanggaran prokes rendah, dan upaya pencegahan lainnya juga kurang maksimal. Makanya kami tetap akan tingkatkan meski sudah menunjukkan hasil yang baik," tambahnya.

Simak juga 'Perjuangkan Bogor Keluar Zona Merah, PPKM Mikro Digencarkan':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)