Tolak KLB Demokrat, BMI Bandung: Tak Ada Tempat Bagi Mereka

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 14:07 WIB
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berjalan saat akan memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat , Jakarta, Senin (1/2/2021). AHY menyampaikan adanya upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa, di mana gerakan itu melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkaran kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Foto: Ketum Partai Demokrat AHY (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA).
Bandung - Wacana Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) kian berhembus kencang. Sayap Partai Demokrat, Bintang Muda Indonesia (BMI) Kota Bandung memastikan tidak ada tempat bagi KLB PD di Kota Kembang.

"Terkait isu KLB yang disuarakan oleh segelintir oknum, kami BMI Kota Bandung sampaikan tidak ada tempat di Kota Bandung bagi mereka, jika ada agenda kegiatan mereka apalagi Kota Bandung dijadikan tempat untuk KLB , maka kami tidak akan diam, kami akan hadang," ujar Ketua BMI Kota Bandung Aan Andi Purnama melalui keterangannya, Selasa (2/3/2021).

"Jangan harap mereka bebas melakukan kegiatan yang merusak citra partai di Kota Bandung, pasti kami akan lawan," kata Aan melanjutkan.

BMI Kota Bandung menyatakan akan tetap loyal kepada Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Kami juga mendukung langkah tegas DPP PD yang telah memberikan sanksi kepada oknum yang telah melakukan gerakan penghianatan," katanya.

Sebelumnya, Polemik kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) masih menjadi pembahasan panas hingga saat ini. Salah satu pendiri PD, Hencky Luntungan, mengklaim KLB sudah mendapat dukungan sebanyak 80 persen suara dewan pimpinan cabang (DPC) PD.

"Sudah, sudah, sudah, sudah. Mungkin sudah capai sampai di 70, 80 persen," kata Hencky kepada wartawan, Senin (1/3/2021).

Hencky yakin KLB PD akan tetap berjalan tanpa harus mendapat persetujuan dari Ketua Majelis Tinggi PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, KLB akan tetap berjalan jika para pemegang suara di DPC dan DPD bersepakat.

"Ini kan bukan dinasti. Ini kan partai terbuka. Jadi dia setuju atau tidak setuju ketika konstituen DPC DPD yang punya suara ingin mengadakan KLB, ya jalan. Nggak perlu ada persetujuan dia. Dia kan cuma 1 suara," ujarnya.

Simak juga video 'Jhoni Allen: SBY Bukan Pendiri Partai Demokrat':

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)