Jabar Hari Ini: Bentrok Geng Motor Satu Orang Tewas-Bima Arya Batal Divaksinasi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 19:37 WIB
ilustrasi tawuran
Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo

Seluruh Kecamatan di Majalengka Rawan Pergerakan Tanah

Kabupaten Majalengka yang berpotensi terjadi bencana alam pergerakan tanah, hal itu terungkap dalam rilis yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Dalam daftar tersebut, semua kecamatan di Majalengka yang berjumlah 26 kecamatan berpotensi terjadi pergerakan tanah yang rata-rata tingkat kerawanannya berada di level menengah dan tinggi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka Iskandar Hadi membenarkan, perihal data yang dikeluarkan Badan Geologi Bandung tersebut.

"26 kecamatan memang rawan, bahkan sudah diklaim oleh provinsi kita itu rangking ke 13 atau 14 daerah rawan bencana seperti pergerakan tanah dan longsor khususnya di wilayah Majalengka Selatan," kata Iskandar kepada detikcom.

Iskandar mengingat, ada beberapa lokasi rawan pergerakan tanah yang mengancam pemukiman warga. Untuk itu Pemkab Majalengka telah menyiapkan tempat relokasi bagi warga yang berada di lokasi rawan.

Tercatat ada dua titik yang telah disiapkan untuk relokasi yaitu Desa Mekarmuluya Kecamatan Lemahsugih dan Kelurahan Munjul Kecamatan Majalengka.

"Ada beberapa yang berdampak pada pemukiman masyarakat. Seperti di Mekarmulya Lemahsugih dan Kelurahan Munjul. Disana ada beberapa blok yang sudah kita siapkan untuk relokasi," ungkapnya.

Ia juga mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu anggaran pusat untuk membangun tempat relokasi.

"Nunggu anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana, sekarang kami sedang usul ke BNPB untuk relokasinya pembangunan tempatnya. Yang kita usulkan sekarang ini di dua titik tadi," pungkasnya.

Halaman

(wip/mso)