350 Pejabat-Pelayan Publik di Bandung Akan Divaksinisasi Besok

Wisma Putra - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 13:35 WIB
A dose of the Phase 3 Novavax coronavirus vaccine is seen ready for use in the trial at St. Georges University hospital in London Wednesday, Oct. 7, 2020. Novavax Inc. said Thursday Jan. 28, 2021 that its COVID-19 vaccine appears 89% effective based on early findings from a British study and that it also seems to work — though not as well — against new mutated strains of the virus circulating in that country and South Africa. (AP Photo/Alastair Grant)
Ilustrasi (Foto: AP/Alastair Grant)
Bandung - 350 pejabat hingga pelayan publik di Kota Bandung akan menjalani vaksinasi COVID-19, Selasa (2/3/2021) besok di Balai Kota Bandung.

"Tahap dua termin satu, salah satunya pejabat, pelayan publik, besok sekitar 350 orang, terdiri anggota DPRD, tokoh agama, beberapa rektor, kepala dinas, kepala badan, asisten, camat juga guru dan dosen akan menjalani vaksinasi," kata Kadinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara via sambungan telepon, Senin (1/3/2021).

Ahyani mengatakan, 350 orang ini akan dilakukan vaksinasi massal di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, karena puskesmas digunakan untuk lansia dan SDM kesehatan.

Ahyani juga menyebut, 350 orang ini sudah dihubungi oleh Kemenkes dan akan datang ke Balai Kota untuk menjalani vaksinasi sesuai waktu yang ditentukan.

"Sudah dihubungi, nama sudah pasti namanya, perwakilan guru dan dosen juga. Sudah pasti dan juga sudah diatur jamnya. Dari Pukul 08.00-16.00 WIB," sebutnya.

Tak hanya itu, penyintas juga yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Bandung juga akan menjalani vaksinasi COVID-19.

"Iya, penyintas di atas tiga bulan bisa diberikan," ujarnya.

Tak hanya itu, ada juga perluasan untuk sasaran vaksinasi COVID-19 ini. "Sudah ada, kita tidak memilah lagi kan ada perluasan, ini menyusui, hipertensi sampai 180 boleh, itu perluasan kriteria dari Kemenkes," ucapnya.

Ahyani juga menginformasikan, untuk pelayan publik TNI Polri sudah mulai, sudah dilakukan langsung oleh tim kesehatannya.

"Guru rencanya Disdik akan diberikan ke tiap puskesmas, waktunya masih panjang. Kecuali yang masal, misal pedagang pasar kita masih menunggu PD Pasar empat pasar lagi akan dibahas lakukan Minggu depan. Kemudian kalau pasar modern Rabu dan Kamis," pungkasnya. (wip/mud)