Seorang Pejabat Disdukcapil Cianjur Meninggal Gegara COVID-19

Ismet Selamet - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 14:32 WIB
Ilustrasi Pemakaman COVID-19
Foto: Ilustrator: Edi Wahyono
Cianjur - Seorang pejabat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur meninggal dunia terkonfirmasi COVID-19. Pelayanan Administrasi kependudukan dibatasi dan hanya menerima layanan secara online demi mencegah penyebaran virus Corona.

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman membenarkan adanya pejabat di Disdukcapil yang meninggal akibat COVID-19. "Iya ada satu lagi pejabat Cianjur yang meninggal akibat COVID. Kepala Bidang di Disdukcapil, berinisial D," ungkapnya, Minggu (28/2/2021).

Menurutnya pejabat tersebut sempat menjalani perawatan insentif di rumah sakit swasta. Lantaran kondisinya memburuk dan dirujuk ke RSUD Cianjur.

"Beberapa saat setelah dirawat di RSUD, pejabat tersebut meninggal. Karena kondisinya memang sudah parah saat dirawat di rumah sakit swasta," ungkapnya.

Menurut Herman, dengan meninggalnya pejabat dengan status terkonfirmasi COVID-19, pelayanan tatap muka dibatasi. Pelayanan Adminduk diutamakan melalui online.

"Kita fokuskan penanganan online, dengan pengiriman langsung ke alamat pemohon jika KTP, Kartu Keluarga atau adminduk lainnya sudah selesai," kata dia.

Sementara itu, Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Cianjur Yusman Faisal mengatakan total ada 120 ASN Cianjur yang terpapar COVID-19. Namun untuk yang meninggal tercatat ada 3 orang.

"Yang meninggal Kadis Pariwisata, ASN di Dinas Tenaga Kerja, dan yang terbaru Kabid di Disdukcapil Cianjur," kata dia.

Simak video '6 Komplikasi Medis dari Efek Jangka Panjang COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)