Pergerakan Tanah di Tasikmalaya, 11 Rumah Warga Rusak

Deden Rahadian - detikNews
Minggu, 28 Feb 2021 13:21 WIB
Tasikmalaya -

Bencana pergerakan tanah kembali melanda Kecamatan Cibalong, Tasikmalaya Jawa Barat. Sebanyak 11 rumah warga mengalami rusak sedang hingga parah.

"Bencana di kampung Cianteg ini menyebabkan beberapa rumah warga rusak, 3 di antaranya rusak berat dan 4 rumah rusak ringan. Sekitar 17 Jiwa terdampak," kata Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetia, Minggu (28/2/2021).

Sementara itu data pihak Desa Setiawaras menyebutkan 122 rumah warga lain turut terancam pergerakan tanah. 350 jiwa lebih terpaksa hidup dalam bayang-bayang kekhawatiran longsor besar.

"Tiga rumah memang sudah ditinggalkan penghuni. Diberi garis polisi juga. Tapi yang terdampak ada 122 rumah sekitar 350 jiwa lebih," Kata Asep Gusnawan, Kepala Desa Setiawaras ditemui di Lokasi.

Namun akibat keterbatasan, sejumlah korban rumah rusak terpaksa masih menetap di rumahnya. Mereka hanya keluar rumah jika hujan deras melanda. Sebagian korban lain mengungsi ke rumah kerabat.

"Ini kita butuh kepastian sampai kapan di sini. Jangan hanya di garis polisi. Buat jaga-jaga ajah tapi kalau hujan kita keluar disuruh keluar orang tua saya juga," ucap Ee Supriadi, salah seorang warga.

Pergeseran tanah terjadi karena tanah di sekitar lokasi labil. Kondisi itu diperparah dengan intesitas hujan yang cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian pergeseran tanah itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

(mso/mso)