Ridwan Kamil: Program Petani Milenial Dimulai Pertengahan Maret

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 27 Feb 2021 20:49 WIB
Curhat soal Corona, Ridwan Kamil ngaku pernah dibawa mimpi
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung - Program Petani Milenial rencananya dimulai pada pertengahan Maret mendatang. Saat ini tim seleksi tengah memilah pendaftar yang jumlahnya membludak.

"Yang daftar sembilan ribu, luar biasa ya, tahap satu hanya lima ribu. Proses seleksi hati-hati terus kita lakukan, kemungkinan pertengahan Maret kita mulai program ini, karena seiring dengan itu banyak tanah baru yang didaftarkan alhamdulillah, sementara ini kan kita tanah sendiri, tanah BUMN dan tanah pribadi," ujar Ridwan Kamil kepada detikcom, Sabtu (27/2/2021).

"Jaminan pembiayaan dan pembelian yang menjadi konsepnya, tanpa yang tadi susah menggerakkan anak-anak muda bertani karena dianggap pendapatan tidak setara, modalnya susah jadi kesimpulannya itu," ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu menambahkan.

Terkait lahan, saat ini Pemprov Jabar baru memiliki 1.000 hektare lahan yang siap untuk digarap. Sambil berjalan, lahan garapan akan terus ditambah untuk bisa mengakomodasi ribuan petani milenial.

"Pemprov Jabar sekarang memiliki 1.000 hektare, kita kalikan 10 targetnya tahun ini, jumlah lahannya salah satunya dengan tanah BUMN tadi," ujar Kang Emil.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jabar Ajat Sudrajat mengatakan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menargetkan 5.000 petani milenial dapat terjaring pada pilot project ini.

"Salah satu persyaratan (teknis) adalah dia harus punya pengalaman dengan pertanian minimal empat bulan. Karena ini kaitannya dengan kredit, risikonya akan tinggi jika modal disalurkan ke orang yang belum pernah mengenal pertanian sama sekali," ucap Ajat.

Menurut Ajat, pihaknya untuk tahap pertama ini akan mengarahkan petani milenial ini untuk membudidayakan jagung, Ubi Jepang. Jagung dan Ubi Jepang dipilih sebagai komoditas andalan karena memiliki nilai ekonomis tinggi.

Kabiro Perekonomian Jawa Barat Benny Bachtiar, program Petani Milenial paling banyak diminati oleh pendaftar asal kawasan Bandung Raya seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, serta Kabupaten Sumedang dan Garut.

Profil para pendaftar sekitar 45 persen berumur 20-24 tahun dan 28 persen berumur 25-29 tahun. Pendaftar didominasi laki-laki sekitar 87 persen sedangkan perempuan 13 persen. (yum/bbn)