Ridwan Kamil Ungkap Tawaran Pimpin Parpol di Jabar, Ini Kata Demokrat

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 15:32 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bicara soal penanganan COVID hingga jadi relawan vaksin.
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Bandung -

Teka teki partai politik mana di Jawa Barat yang menggoda Ridwan Kamil untuk menjadi pemimpin parpol masih misterius. Sebelumnya PDIP menyanggahnya. Lantas bagaimana dengan Partai Demokrat?

"Kalau di Partai Demokrat sendiri, jika tiba-tiba jadi pucuk pimpinan, setahu saya aturan mainnya tak seflexibel itu," ujar Wakil Ketua Demokrat Jabar Asep Wahyuwijaya kepada detikcom, Rabu (24/2/2021).

Asep mengatakan setiap partai politik memiliki mekanisme sendiri untuk menunjuk pimpinan termasuk pengurus di daerah. Sehingga tak menutup kemungkinan ada parpol lain yang memiliki mekanisme bisa langsung untuk menjadi pemimpin parpol di daerah.

"Terkait dengan tawaran menjadi pimpinan, saya meyakini bahwa setiap rumah tangga partai pasti ada aturan dan mekanismenya sendiri. Kalau ada partai yang berkenan meminang langsung, ya silakan saja terserah bagaimana aturan di partainya sendiri kan?" tuturnya.

Asep turut mengomentari isu Ridwan Kamil akan berpartai. Menurut dia, hal ini tak lain guna kepentingan pilkada berikutnya.

"Kalau menurut hemat saya, karena saya mendengar kabar bahwa akan ada aturan dari pusat yang menuntut setiap warga negara yang akan ikut berkontestasi dalam Pilkada harus berpartai. Saya kira, jika Kang RK berkeinginan untuk kembali tampil dalam Pilkada ke depan, jadinya ya memang harus berpartai juga," kata dia.

"Presedennya kalau setiap Pilkada, terus kita pun seolah-olah dengan mudah pindah-pindah partai cari dukungan dan rekomendasi sebetulnya meninggalkan jejak tak elok," kata dia menambahkan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku banyak ditawari menjadi pimpinan partai di Jawa Barat. Namun, dia belum mau menerima pinangan dari partai tersebut.

"Yang bisa saya sampaikan begini, saya ini ditawari untuk memimpin partai di Jabar, ada beberapa. Tapi semuanya belum bisa saya penuhi," ucapnya di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (22/2/2021).

Pria yang akrab disapa Kang Emil tak menjelaskan partai mana saja yang meminangnya untuk memimpin. Akan tetapi, dia menyebut belum maunya masuk memimpin parpol di Jabar lantaran fokus sebagai gubernur.

"Saya sedang berkonsentrasi penuh memastikan kerja Gubernur Jabar sesuai sumpah saya itu berjalan dengan baik dan lancar," ujar dia.

Kang Emil bicara soal partai usai ditanya perihal isu yang beredar dirinya mengincar kursi ketua DPD Golkar Jabar. Dia membantah dan menegaskan hal itu tidak benar.

"Saya kira itu informasi tidak betul. Kalau betul sejak kemarin Musda ada pergerakan. Kan ini nggak ada," tuturnya.

Lihat juga Video: Ahok Jawab Isu Ditawari Jadi Ketum Partai Hingga Pilih Gabung PDIP

[Gambas:Video 20detik]



(dir/ern)