Pembudi Daya Ikan-Udang di Indramayu Rugi Rp 82 M Akibat Banjir

Sudirman Wamad - detikNews
Jumat, 19 Feb 2021 17:13 WIB
Ilustrasi banjir bandang (Andhika-detikcom)
Ilustrasi banjir (Foto: Andhika/detikcom)
Cirebon -

Banjir sempat melanda 21 kecamatan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Imbas banjir itu mengakibatkan sejumlah sektor mengalami kerugian, salah satunya sektor tambak atau budi daya ikan, udang dan rumput laut.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Indramayu mencatat kerugian pada sektor tambak yang diakibatkan banjir di 21 kecamatan itu ditaksir mencapai puluhan miliaran rupiah. "Dari hasil kajian, untuk kerugian yang disebabkan banjir ditaksir mencapai Rp 82 miliar," kata Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Indramayu Edi Umaedi dalam keterangan yang diterima, Jumat (19/2/2021).

Edi mengatakan taksiran kerugian yang dirasakan pembudi daya ikan, udang dan rumput laut itu sifatnya masih sementara. Ia memprediksi nilai kerugian bisa bertambah.

"Kita masih melakukan pendataan atas dampak banjir kemarin. Dari total lahan potensial 23.074 hektare, sekitar 9.890 hektare yang terendam banjir. Ini tersebar di 12 kecamatan," kata Edi.

Sebelumnya, menurut data BPBD Kabupaten Indramayu, kecamatan yang terdampak banjir antara lain Lelea, Jatibarang, Kertasmaya, Indramayu, Sindang, Losarang, Terisi dan Haurgeulis. "Total pendataan sementara ada 21 kecamatan yang terdampak," kata Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Indramayu Caya saat dihubungi detikcom, Senin (8/2).

(bbn/bbn)