Rumah Warga di Bandung Retak-retak Diduga Akibat Pergerakan Tanah

Muhammad Iqbal - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 13:41 WIB
Puluhan rumah di Bandung mengalami retakan akibat pergerakan tanah
Puluhan rumah di Bandung mengalami retakan akibat pergerakan tanah (Foto: Muhammad Iqbal)
Bandung -

Rumah warga di Kampung Cikadu Kidul RT 04 RW 02, Desa Buninagara, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung mengalami rusak parah. Warga menduga terjadi pergerakan tanah di bawah rumah tempat mereka tinggal.

Seperti dilihat detikcom di salah satu rumah warga. Dari luar hanya terlihat retakan yang tidak terlalu besar pada tembok rumah. Tetapi ketika masuk ke dalam rumah, retakan besar terlihat di setiap tembok.

Retakan pun terlihat pula di dapur milik rumah warga. Bukan hanya retakan di rumah, jalan yang selebar 1,5 meter pun nampak retak meskipun sudah ditutup menggunakan semen.

Rumah tersebut merupakan milik Imas (39). Saat ini dirinya mengaku khawatir dengan kondisi rumahnya. Selain tembok, langit-langit rumahnya pun tampak akan rubuh. Pintu rumahnya pun tidak dapat tertutup rapat.

"Ada pa beberapa bulan kemarin. Awalnya mah kecil biasa di tembok. Tahu-tahu jadi besar kaya sekarang," kata Imas kepada detikcom, Kamis (18/2/2021).

Ketua RW setempat, Nandang Wardan mengatakan pada awalnya warga menemukan retakan kecil sekitar 50 cm pada Agustus tahun lalu. Setelah beberapa bulan, retakan menjadi semakin lebar.

"Ketahuan pada Agustus 2020 kemarin," kata Nandang.

Sejak tahun lalu, pihaknya telah melaporkan kerusakan tersebut kepada BPBD Kabupaten Bandung. Petugas BPBD dan PVMBG sudah melakukan asesmen dan kajian terkait penyebab retakan tersebut.

Namun, hingga sekarang belum ada tindakan dari pemerintah daerah terkait hasil kajian tersebut.

"Sudah ada pendataan dari BPBD, belum ada tindak lanjut," kata Nandang.

Nandang dan warga belum tahu pasti apa penyebab retakan tersebut terjadi. Namun, Dadang menduga aga gerakan tanah di bawah rumah warga.

"Kalau malam kedengaran ada suara kretek-kretek gitu," ungkapnya.

(mud/mud)