Kompol Yuni Tersandung Narkoba, Walkot Bandung Mengaku Prihatin

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 11:42 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial
Foto: Wali Kota Bandung Oded M Danial (Siti Fatimah/detikcom).
Bandung -

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku prihatin, atas ditangkapnya eks Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwati Kusuma Dewi gegara narkoba. Dia berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak.

"Prihatin," kata Oded usai membuka Musda LPM di Gedung PKK Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kamis (18/2/2021).

Oded menyebut, polisi akan bertindak tegas terhadap kejadian ini. "Kepolisian juga punya aturan dan akan memberikan sanksi sesuai peraturan yang ada," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri sudah mencopot Kompol Yuni dari jabatannya sebagai Kapolsek Astanaanyar.

"Kepada yang bersangkutan (Kompol Yuni) tentunya, kemarin sudah dilakukan pencopotan dari jabatannya sebagai kapolsek. Selanjutnya bersama-sama dengan anggota lain yang terlibat kita terus melakukan pendalaman dan pemeriksaan," kata dia.

"Kalau memang hal itu benar dan bukti menunjukkan bahwa memang ada keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba, tentunya kita akan melakukan tindakan tegas," tutur Dofiri menambahkan.

Pencopotan Yuni itu termuat dalam surat telegram rahasia (TR) Kapolda Jabar bernomor ST/267/II/KEP/2021 tertanggal 17 Februari 2021. Surat tersebut ditandatangani Karo SDM Polda Jabar Kombes Solichin atas nama Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri.

Kompol Yuni yang menjabat sebagai Kapolsek Astanaanyar dimutasikan menjadi Pamen Yanma Polda Jabar. Dalam surat itu pula tertulis mutasi dilakukan dalam rangka pemeriksaan.

Sementara itu Kompol Fajar Hari Kuncoro ditunjuk untuk menggantikan Yuni memegang tongkat komando Polsek Astanaanyar. Fajar sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Cinambo. Posisi Kapolsek Cinambo nantinya dijabat oleh AKP Asep Surahman yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Lengkong.

(wip/mso)