BMKG Sebut Jabar Siaga Banjir, Wagub Uu Imbau Warga Lakukan 3 Hal Ini

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 20:22 WIB
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum menduga ada kerusakan di hulu sungai yang menyebabkan banjir bandang Bogor
Foto: Wagub Jabar Uu Ruzhahul Ulum (M Solihin/detikcom).
Bandung -

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bahaya banjir di Pulau Jawa untuk 18-19 Desember 2021. Salah satu daerah yang berstatus siaga banjir adalah Jawa Barat.

BMKG menerangkan, di Jawa Barat hujan lebat berpotensi terjadi di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Ada 11 kecamatan yang akan terpengaruh hujan lebat di dua daerah tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan warga yang kemungkinan akan terdampak banjir diimbau untuk melakukan tiga tindakan pencegahan dini. Salah satunya adalah membereskan saluran air agar tidak terjadi penyumbatan.

"Kepada masyarakat di daerah Bekasi Raya tolong lakukan kerja bakti, dan yang lainnya dipersiapkan dari sekarang. Yang kedua, harapan kami masyarakat bisa mengantisipasinya dengan mempersiapkan barang-barangnya agar tidak terendam banjir ke tempat yang aman, karena BKMG sudah menyebutkan titiknya," ucapnya, Rabu (17/2/2021).

Sementara yang terakhir, lanjut Uu, adalah terus berdoa kepada yang Maha Kuasa agar tidak terjadi bencana. "Ya ada ikhtiar bumi dan ikhtiar langit," kata Uu.

Untuk antisipasi jangka panjang, Uu mengatakan saat ini Pemprov Jabar dan pemangku kepentingan lainnya tengah merapatkan koordinasi. Pasalnya, banjir terjadi bukan berasal dari salah satu pihak atau daerah.

"Koordinasi dinas atau lembaga lintas sektor sedang kita kuatkan. Yang namanya perkiraan bisa benar, bisa tidak, tapi kita lakukan antisipasi. Maka dari itu, koordinasi kepolisian, BBWS, Perhutani, Kodam dan semua pemangku kepentingan lainnya harus kuat," kata Uu.

"Penyebab bencana tidak berasal dari satu daerah dan juga dari dinas terkait. Ada kelalaian manusia, ada yang berasal dari penggalian ilegal, pengalihan fungsi hutan, kemudian juga dari pembangunan yang menghalangi aliran air," pungkas Uu.

Selain Jawa Barat BMKG juga menyebut, lima provinsi lainnya yang berpotensi banjir yakni Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

(yum/mso)