Cerita Bidan Bantu Perempuan Cianjur Ngaku Hamil 1 Jam-Melahirkan

Ismet Selamet - detikNews
Minggu, 14 Feb 2021 17:06 WIB
Seorang perempuan di Cianjur lahirkan bayi tanpa merasa hamil
Foto: Perempuan di Cianjur melahirkan tanpa merasa hamil (Istimewa).
Cianjur - Seorang perempuan di Cianjur mengaku melahirkan usai satu jam hamil. Tidak ada yang mengira jika perempuan tersebut hamil, bahkan bidan yang membantu persalinan pun dibuat terkejut.

Riska Setiani, Bidang Puskesmas Cidaun, mengaku awalnya dipanggil keluarga Siti Zainah (25) untuk memeriksa perutnya yang terasa sakit. Menurutnya informasi dari keluarga, Siti diduga mengalami keram perut akibat menstruasi.

"Di rumahnya juga kan ada anggota keluarga yang merupakan perawat. Saya sempat komunikasi. Awalnya dikira keram perut usai makan batagor," kata dia via telepon seluler, Minggu (14/2/2021).

Saat memeriksa tensi, dia mendapati Siti sedang terlentang dengan posisi perempuan yang hendak melahirkan. Namun keluarga menyebut jika perempuan yang baru bercerai dengan suaminya sekitar 4 bulan lalu itu sedang menahan sakit.

Riska yang merasa curiga meminta rekannya mengecek bagian kemaluan Siti untuk memastikan. Ternyata Siti sudah pembukaan akhir dan tampak ada kepala bayi yang hendak keluar.

"Saya coba pastikan dengan alat deteksi jantung. Ada detak jantungnya. Begitu dilihat vaginanya juga sudah pembukaan dan ada kepala bayi. Baru dipastikan memang hendak melahirkan," tuturnya.

Proses persalinan cukup singkat. Dalam waktu 10 menit Siti melahirkan seorang bayi perempuan dengan bobot 2,9 kilogram.

"Persalinannya lancar dan cepat. Hanya sepuluh menit dengan persalinan normal, bayi perempuan lahir," kata dia.

Riska menyebutkan jika keluarga yang tengah berkumpul tampak kaget, sebab tidak menyangka jika Siti mengandung. Pasalnya selama 9 bulan tak ada tanda-tanda perempuan itu hamil. Apalagi setiap bulannya, Siti mengalami menstruasi secara normal.

Ia mengaku sudah menjelaskan pada pihak keluarga jika ada kemungkinan perempuan hamil dalam kondisi tersebut. Namun ia belum bisa memastikan karena membantu persalinan dalam kondisi sudah pembukaan akhir.

"Secara medis sudah dijelaskan, meskipun ada yang tetap belum percaya. Pihak keluarga tetap menerima dan bersyukur diberi berkah berupa lahirnya bayi perpuan tersebut," ungkapnya. (mso/mso)