Kisah 'Tangan Hitam' Can Kui Zu Shi di Vihara Dharma Ramsi

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 13 Feb 2021 09:04 WIB
Patung dewa atau rupang Can Kui Zu Shi di Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung.
Patung dewa Can Kui Zu Shi di Vihara Dharma Bandung. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Patung dewa atau rupang Can Kui Zu Shi di Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung memiliki keistimewaan tersendiri. Pasalnya, meski telah diberi kimpo atau kertas emas, tangan kanan rupang yang dipercaya masyarakat Tionghoa sebagai pelindung dan pemberi kesehatan itu tetap berwarna hitam.

Asikin selaku pengelola Vihara Dharma Ramsi mengatakan, sebelumnya Can Kui Zu Shi merupakan seorang guru pertapa. Ia adalah seorang rahib dari Yanping (Fujian) yang mendirikan sebuah klenteng yang sangat terkenal dan paling tua di Bukit Yin'na Shan, Kabupaten Meixian (Guang-dong), yakni Klenteng Ling-guang.

"Saat itu banyak orang yang disembuhkan oleh Can Kui Zu Shi, dibacakan air sembuh, jadi banyak orang yang mencarinya ke gunung. Dia dewa pertapa, jadi dia pertapa kemudian terjadi kebakaran, dan tangannya terbakar. Kita tidak tahu apa penyebab dan bagaimana kondisi Can Kui Zu Shi, tapi tangannya terbakar," ujar Asikin saat ditemui detikcom, belum lama ini.

Patung dewa atau rupang Can Kui Zu Shi di Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung.Patung dewa atau rupang Can Kui Zu Shi di Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Rupang Can Kui Zu Shi di Vihara Dharma Ramsi sendiri berasal dari China dan telah ada di Bandung sejak 1954. "Kalau hikmahnya orang kampung atau gunung dulu minta obat sembuh, banyak yang ke Can Kui Zu Shi minta obat sembuh, itu kepercayaanya," kata Asikin.

Dilansir dari encyclopedia.jakarta-tourism.go.id, Can Kui Zu Shi dikisahkan bernama asli Pan Liao-quan. Ketika lahir tangannya baru bisa terbuka setelah seorang rahib menuliskan aksara liao di punggung tangannya. Kemudian dia dijuluki Liao-quan.

Diceritakan juga, saat menjaga sapi Liao-quan yang masih berumur delapan tahun menggambar lingkaran mengelilingi sapi-sapi, tapi ajaibnya, tak seekor sapi keluar dari lingkaran itu.

Patung dewa atau rupang Can Kui Zu Shi di Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung.Patung dewa Can Kui Zu Shi di Vihara Dharma Ramsi Bandung. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Letak patung Can Kui Zu Shi berada di depan pintu masuk ke dalam bangunan utama Vihara Dharma Ramsi. Rupangnya digambarkan sebagai seorang rahib sedang duduk dengan jubah berwarna kuning jeruk.

"Kalau umat yang minta kesembuhan ya ritualnya bakar hio saja, pernah ada anggota polisi juga yang anaknya sakit kemudian bawa botol ke sini. Menyimpan air, permohonannya pribadi langsung, ya begitu saja," kata Asikin.

Simak Video: Arak-arakan Barongsai, Lampion dan Liong, Kemeriahan Cap Go Meh Bandung

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)