Dua Kali Gagal Vaksinasi, Walkot Serang: Kopi Dikurangi

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 13:32 WIB
Wali Kota Serang Syafrudin
Wali Kota Serang Syafrudin (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Serang -

Wali Kota Serang Syafrudin untuk kedua kalinya harus gagal divaksinasi COVID-19. Sebelumnya, pada 14 Januari lalu di Tangerang, ia juga jadi yang gagal karena tensi darah tinggi gegara makan durian.

Vaksinasi kepada Syafrudin hari ini dilakukan di RSUD Kota Serang. Selain wali kota, vaksin COVID-19 diberikan ke Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin dan Sekretaris Daerah Nanang Saefudin dan Kepala Dinas BPKAD.

Usai periksa dokter, Syafrudin mengaku tensi darahnya normal di angka 130. Namun, saat diperiksa bagian gula darah, angkanya malah 290 yang membuatnya gagal lagi divaksinasi.

"Saya terkendala itu, jadi ditunda dulu seminggu sampai 10 hari setelah gula darah normal. Saran dokter pola makan sehat, tidak makan sembarangan, makan diatur jangan dua piring, kopi dikurangi, rokok dikurangi, begadang juga, istirahat cukup," kata Syafrudin, Selasa (9/2/2021).

Dia mengaku sebetulnya ingin divaksinasi agar masyarakat tahu. Apalagi dirinya sebagai kepala daerah ingin memberi contoh. Tapi sayang, kendala kesehatan menghalangi dirinya disuntik vaksin COVID-19.

Gagal vaksinasi juga terjadi pada Wakil Wali Kota Serang Subadri Ushuludin. Alasan gagal disuntik ini menurut dia karena komorbid riwayat jantung koroner pada 2019. Selain itu, dia masih konsumsi obat mulai dari pengencer darah hingga kolesterol.

"Belum ada vaksin yang memang aman digunakan kayak saya, padahal jujur saya senang pengen divaksinasi," ucap Subadri.

Penyuntikan vaksin COVID-19 kepada sekda dan kepala BPKAD berhasil dilakukan. Keduanya kemudian mendapatkan surat keterangan imunisasi tahap pertama dan dalam dua pekan ke depan akan menjalani vaksinasi kedua.

Tonton juga Video" Sejumlah Pejabat Kota Parepare Gagal Divaksinasi Corona

[Gambas:Video 20detik]



(bri/bbn)